Dalam acara itu, Sekdakab menyebutkan, tujuan kunjungan ke BPKP Medan untuk berkonsultasi. "BPKP lah yang kiranya dapat membantu dan membumbing kami," katanya seraya berharap Pemkab Labura dapat diprioritaskan.
Kepala BPKP Sumut Yudi Andi Atmoko mengapresiasi kehadiran tim Pemkab Labura tersebut. Karena hal itu sesuai dengan amanah yang mereka kerjakan untuk pengintegrasian e-plannung dan e-budgetting yang sudah bisa dimulai dan diinput. "Nanti bisa berkordinasi dengan Pak Darmawan yang membina Kabupaten Labura," sebutnya.
Menurutnya, kalau dikerjakan bersama-sama akan mudah diwujudkan. Dan sebagai fasiliitaror pihaknya lebih mudah mentransfer ilmu kepada ASN terkait di Labura dapat dilaksanakan dengan baik. Untuk itu diperkukan komitmen dan pembentukan satgasnya harus segera dibentuk.
Dikatakannya, semua aplikasi dari BPKP. Pihaknya siap mewujudkan harapan Pemkab Labura untuk mengintegrasikan e-Planning dan e-budgetting pada Tahub 2020. Kepada Inspektur ia mengharapkan agar setiap masalah cepat disampaikan, karena inspektur merupakan mata dan telinga Sekdakab
Sementara Darmawan menyebutkan, aplikasi SIMDA perencanaan akan mempermudah pekerjaan dan kegiatan. Memang, tambahnya, memulai sinkronisasi sesuatu itu sangat berat. "Kalau kita kerjakan bersama-sama dan kerja keras akan lebih mudah. Dan rasa beratpun jadi ringan," terangnya.
Tim Pemkab Labura yang dipimpin Sekdakab tersebut antara lain terdiri dari Asisten Adum Drs Abd Haris Rangkuti MAP, Kepala Bappeda M Ikhwan Lubid ST MT, Kepala BPKAD Drs H Faizal Irwan Dalimunthe MSi, Kadis Komibfo Drs Sugeng dan Inseptur Drs Armada P Dalimunthe.
Pewarta: SukardiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.