Para pengguna jalan harus berhati-hati agar tidak terperosok ke dalam lubang atau tergelincir. Diketahui, Jalinsum itu sudah diperbaiki beberapa yang waktu lalu, namun hanya sebatas tambal sulam.
Kerusakan terpantau mulai dari kawasan Desa Mampang, Kecamatan Kotapinang, tepatnya di kawasan tikungan haji hingga ke Kelurahan Langgapayung, Kecamatan Sungaikanan.
Padahal ruas jalan itu baru diperbaiki dengan cara tambal sulam beberapa bulan lalu.
Kemudian kerusakan terparah terpantau di kawasan Pardomuan dan Parmerahan, Desa Sabungan, Kecamatan Sungaikanan.
Sebagian besar lubang yang sebelumnya telah ditambal menggunakan kerikil dan dilapisi aspal kembali mengelupas.
Ketua Organda Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Abdullah Situmorang mempertanyakan komitmen pemerintah dan keseriusan kontraktor yang mengerjakan pemeliharaan jalan tersebut dengan kualitas rendah. Sehingga, kondisinya selalu rusak, bahkan tidak lama setelah diperbaiki.
Kerusakan ruas jalan tersebut sangat merugikan masyarakat, khususnya pengusaha angkutan umum.
Menurutnya, badan jalan yang rusak telah waktu tempuh menjadi lebih lama dan kendaraan rawan mengalami kerusakan.
"Ini sudah berlangsung lama dan sangat merugikan. Ruas jalan tersebut panjangnya hanya 30-an kilometer. Namun butuh waktu satu jam untuk melintasinya. Saya berharap pemerintah serius memperbaikinya," katanya.
Pewarta: Kurnia HamdaniEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.