Hasil ini Sumut menduduki peringkat kedua perolehan medali cabor pencak silat.
Empat emas diraih pesilat Sumut, Muhammad Alanuari Hasibuan (kelas G putra), Wiwin Novean Lumban Tobing (kelas H putri), Cristine Stevany Hutabarat (kelas G putri) dan Ikhsan Fauzi Abdullah (kelas H putra).
Keempat pesilat yang berlaga di partai final dinyatakan juara 1 bersama karena wasit pencak silat melakukan demo tidak mau menilai atlet saat pertandingan diduga pihak panitia belum memberikan honor wasit.
Hasil terakhir cabor pencak silat Sumut mendulang 6 emas, 2 perak dan 7 perunggu. Sementara peringkat pertama diraih Sumbar 6 emas, 2 perak dan 9 perunggu.
Pelatih pencak silat Sumut Bambang Widowasono mengatakan hari terakhir pesilat Sumut mendulang empat medali emas tanpa tanding mereka menjadi juara bersama.
Lebih lanjut ia mengatakan ada 6 partai final yang tersisa diantaranya empat pesilat Sumut. Pertandingan final tersebut terhenti karena wasit tidak mau untuk memberikan penilaian tanpa alasan yang jelas.
"Untuk mengantisipasi para atlet yang lama menunggu untuk bertanding tanpa kejelasan yang pasti. Manajer dan official kontingen serta pihak penyelenggara menggelar rapat. Hasil rapat dengan kesepakatan bersama sisa partai final diputuskan atlet juara bersama" pungkasnya
Pewarta: JuraidiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.