Tapanuli Selatan (Antaranews Sumut) - Syaufia LIna Syahrul M.Pasaribu, selaku Ketua TP.PKK Kabupaten Tapanuli Selatan mengajak seluruh Kelembagaan Desa di daerah itu dalam menyusun program dengan kondisi yang realistis.

"Jangan pula menyusun program kerja yang muluk-muluk, mubajir,"kata Syaufia saat tampil nara sumber pada pelatihan pengembangan kelembagaan desa tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2018.

Pelatihan yang bertemakan "Kelembagaan berdaya desa sejahtera" itu di laksanakan di Kantor Camat Kecamatan Angkola Barat, daerah itu, Rabu, pesertanya sebanyak 140 orang.

Mulai, unsur PKK, BPD, LPMD, LPMK, Karang Taruna, Pos Yandu, Pendamping Desa dan pendamping lokal desa dari dua Kecamatan Batangtoru dan Kecamatan Angkola Barat, daerah itu.

Dia menyatakan, kelembagaan desa tersebut merupakan mitra pemerintah mulai dari tingkat pemerintahan paling atas (Pusat) hingga tingkat pemerintahan paling bawah (Desa) yang perannya juga sangat membantu dalam kesuksesan pembangunan.

"Karenanya, selaku mitra pemerintah kelembagaan desa yang dalam pengusulan program melalui Musrembang Desa diharap yang realistisnya dan sejalan visi misi Bupati Tapanuli Selatan,"katanya.

Program yang realistis atau nyata akan lebih sangat bermanfaat bagi ditengah - tengah masyarakat, sekaligus mewujudkan masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Sementara, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Tapanuli Selatan M.Yusuf Nasution selain membuka sekaligus narasumber diacara itu mengatakan, dari mengikuti pelatihan diharap ilmu pengetahuan seluruh peserta semakin mantap.

"Harapan kita, dengan Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, seluruh kelembagaan desa tersebut mengerti tugas pokok dan fungsinya masing-masing,"ujarnya.

 

Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026