Kepala Desa Barnangkoling, Kecamatan Sipirok Borkat Siregar, dari Sipirok, kepada antara, Jumat, mengatakan ruas jalan parah tersebut berlokasi tepat di gunung manukkap Desa Barnang Koling.
Bertambah parahnya kerusakan badan jalan tanah bercampur batu itu menurut dia diakibatkan hujan yang puncaknya pada sepakan terakhir ini.
"Lebih kurang 20 meter panjang jalan yang mengalami rusak berat itu, bahkan bangunan bronjong berfungsi untuk menahan badan jalan agar tidak jatuh kedalam jurang lebih seratus meter itu juga sudah mulai bergeser akibat tanah labil,"katanya.
Dengan kerusakan jalan tersebut menyebabkan keluar masuk kenderaan dari dan menuju Desa Barnang Koling - Desa Dolok Sordang dan Pangaribuan berasa kesulitan, disebabkan sebagian badan jalan berlumpur dan licin.
Menurut dia, tidak tertutup kemungkinan kerusakan bakal bisa bertambah parah mengingat kondisi cuaca belakangan ini ekstrem.
"Kami warga masyarakat berharap sangat kiranya ruas jalan rusak dan sulit dilalui kenderaan tersebut mendapat perhatian dan segera diperbaiki pihak berkompeten,"harapnya.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.