Aekkanopan (Antaranews Sumut) - Untuk berhasil dan maju diperlukan tiga hal. Yaitu kemauan, kebersamaan dan keikhlasan. Demikian juga dengan Al Jam'iyatul Washliyah yang memiliki banyak kader dan simpatisan di Labuhanbatu Utara.

Sikap optimis itu diutarakan Bupati Labura H Kharuddin Syah SE saat memberi arahan pada pelantikan PC Al Jam'iyatul Washliyah Kecamatan Aeknatas di Pekan Bandardurian, Rabu. "Saya yakin, sebelum masa jabatan saya berakhir, Alwashliyah akan besar," katanya.

Selaku Ketua Dewan Penasehat PD Alwashliyah Labura, pria yang akrab disapa H Buyung itu mengungkapkan keprihatinannya. Pasalnya, potensi ormas yang demikian besar belum dikelola dengan manajemen yang baik.

"Saya sedih karena Alwashliyah Labura bobrok dalam manajemen dan tidak punya kas," akunya. Untuk itu, ayah tiga anak tersebut mengatakan akan memberi bantuan dana awal untuk PD dan PC. Untuk PD diberi Rp50 juta dan masing-masing PC akan mendapat Rp10 juta.

Tapi diingatkannya, dalam mengelola keuangan harus transparan dan diketahui pengurus. Contohnya, untuk mengambil dana dari bank jangan hanya bendahara saja. "Bendahara harus didampingi ketua dan sekretaris," sebutnya.

Selain itu, Buyung juga meminta jajaran Al Washliyah Labura dapat memperbaiki madrasah atau sekolah yang dikelolanya. Saat ini, sebutnya, banyak madrasah milik Alwashliyah yang tidak layak. "Perlu dipikirkan bagaimana agar seluruh sekolah Alwashliyah di Labura bisa layak," harapnya.

Khusus untuk Aeknatas, bupati optimis di bawah kepemimpinan Ari Susilo Polopo alias Popo, Alwashliyah akan berkembang. Dicontohkannya, acara pelantikan dan pembelian seragam untuk seluruh pengurus ranting yang dilantik ditanggung seluruhnya oleh Popo.

"Kalau mau jadi ketua, harus siap berkorban. Kalau tidak, jangan jadi ketua," tandasnya dalam pelantikan yang dihadiri Camat Aeknatas Drs Adlin Sinaga MSi, sejumlah pimpinan OPD dan tokoh masyarakat serta tokoh agama.

Turut memberikan sambutan pada acara itu Ketua PD Alwashliyah Labura H Ahmad Sampurna Rambe SSosI MA. Dalam sambutannya, Sampurna antara lain menjelaskan tentang langkah yang telah dibuat seperti konsolidasi organisasi dan menata kembali aset organisasi.

Menurut pria yang juga Kepala Dinas Sosial Labura itu, potensi Alwashliyah di Labura besar, namun selama ini belum dimaksimalkan. "Setelah kita bergerak, ternyata banyak kader dan simpatisan Alwashliyah yang mau membesarkan Alwashliyah," katanya.

Pewarta: Sukardi
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026