Kita kawal dan awasi penggunaan dana desa supaya tepat sasaran dan tepat guna sesuai yang tertera dalam APBDesa
Padangsidimpuan, 27/10 (Antarasumut)- Pemerintah kota Padangsidimpuan untuk dana desa tahap pertama baru saja dicairkan untuk 36 desa dari 42 desa melalui rekening desa masing-masing.

"Pencairan dana desa sudah dilakukan sejak sebulan lalu kepada 36 desa melalui rekening desa, sedang enam desa lagi dalam proses," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Padangsidimpuan Sahrul Efendi Tanjung, melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Afdal, Kamis.

Kendati begitu, pemerintah masih optimis dana desa dapat terserap seluruhnya di Tahun 2016 ini. "Kita optimis dana desa tersebut dapat terserap seluruhnya Tahun 2016 ini," katanya.

Untuk diketahui Pemko Padangsidimpuan mendapatkan kucuran dana desa dari pemerintah pusat sebesar Rp 27,51 miliar untuk Tahun Anggaran 2016. Jumlah ini naik tajam di atas seratus persen bila dibandingkan Tahun 2015 lalu yang hanya Rp 12,25 miliar. Setiap desa akan mendapatkan alokasi dana desa bervariasi antara Rp 600 juta hingga Rp 700 juta.

Kehadiran dana desa tersebut diharapkan bisa mendongkrak perekonomian warga desa sekaligus menyerap tenaga kerja warga desa. Karena, sesuai arahan pemerintah pusat dana desa lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang menampung banyak tenaga kerja warga desa dengan harapan bisa menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.

Dikatakan selain untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur dana desa juga bisa digunakan untuk pembangunan kantor Kepala Desa, gaji perangkat desa, ATK desa, penyelenggaraan pemerintahan desa dan juga pemberdayaan masyarakat dan pembinaan kemasyarakatan.

"Kita kawal dan awasi penggunaan dana desa supaya tepat sasaran dan tepat guna sesuai yang tertera dalam APBDesa," kata Afdal.

Pewarta: Khairul Arief
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026