"Tujuan program ini yaitu meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan"
Tanjungbalai, 9/11 (Antarasumut) - Pemkot Tanjungbalai mengajak Badan Keswadayaan Masyarakat di kelurahan menyukseskan program "Kotaku" atau "Kota Tanpa Kumuh" dalam upaya peningkatan kualitas pemukiman, berdasarkan rencana strategis Kementerian PU Perumahan Rakyat.

Kepala Bappeda Pemkot Tanjungbalai Solihin di Tanjungbalai, Rabu, mengatakan, "Kotaku" adalah program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh nasional yang merupakan penjabaran pelaksanaan rencana strategis (renstra) Kementerian PU Perumahan Rakyat tahun 2015-2019.

Program Kotaku meliputi pembangunan infrastruktur, penyediaan air bersih, drainase, pengelolaan air limbah, persampahan, potensi kebakaran, dan ruang terbuka publik.

Program tersebut bisa dilakukan oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) sesuai petunjuk teknis dan ketentuan.

"Agar program ini bisa sukses dan terhindar dari jeratan hukum, maka BKM hendaknya melaksanakan kegiatan dengan baik sesuai juknis dan ketentuan yang ada," ujar Solihin ketika membuka Lokakarya Sosialisasi dan Strategi Komunikasi program "Kotaku".

Kordinator Program Kotaku wilayah Tanjungbalai Kurniawan Effendy menjelaskan, sasaran program tersebut adalah tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi "0 Ha" melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh seluas 38.431 ha.

Kegiatan Kotaku meliputi baseline data kumuh, pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh melalui pola PLPBK, percepatan pencegahan, dan peningkatan kualitas permukiman kumuh melalui kolaborasi kota.

Selanjutnya peningkatan Penghidupan Masyarakat Berbasis Komunitas (PPMK), Business Development Center (BDC), Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK) Bencana Kebakaran, serta NUSP2.

"Tujuan program ini yaitu meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan," kata Kurniawan Effendy.

Peserta lokakarya juga mengikuti sosialisasi pembuatan media warga sebagai sarana informasi dan edukasi atas rumusan hingga capaian program Kotaku.  

Pewarta: Yan Aswika
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026