Sipirok,23/5 (Antarasumut)- Saluran tersier daerah irigasi, Aek Lubuk, desa Tiang Aras, Kecamatan Angkola Timur tampak lancar mengairi ratusan hektare sawah petani.

Hasran Tanjung (47) petugas "OP" Operasi dan Pemeliharaan Irigasi mengatakan, lancarnya air irigasi ke persawahan berhubung saluran irigasi Aek Lubuk tersebut baru saja diperbaiki oleh pemerintah.

Plt Kadis Pekerjaan Umum, Malik Assalih Harahap, ST mengatakan rehab Irigasi Aek Lubuk, Tiang Aras yang menelan dana Rp300 juta lebih demi untuk mengairi lahan sawah petani sekitar 150 hektare.

"Pemkab Tapanuli Selatan berharap lancarnya irigasi produksi petani Tiang Aras semakin meningkat sekaligus dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional," katanya.

Demikian Irigasi, Aek Batang Tura untuk mengairi sawah sekitar 50 hektare di desa Jambur Batu dan Saba Tarutung, semua itu tujuannya juga meningkatkan kesejahteraan petani dan menukung ketahanan pangan.

Musa Harahap (59) masyarakat petani, warga  Jambur Batu berucap syukur kepada pemerintah atas dibangunnya irigasi sehingga sekarang air yang mengalir ke lahan sawah miliknya sudah lancar.

"Mudah-mudahan dengan lancarnya air akan dapat meningkatkan tingkat hasil panen kami nantinya," katanya.

Disinggungnya  juga bangunan Lapen Jurusan Barnak Koling - Saba Tarutung sepanjang 1.063 meter dengan 3 meter lebar bernilai Rp500 juta yang semakin mendukung keberadaan petani sekitar.

"Pembangunan irigasi dan jalan ini sangatlah tepat dalam rangka mempermudah akses untuk mengangkut hasil hasil produksi pertanian," katanya.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026