"Peralatan komputer yang digunakan peserta UNBK juga terlebih dahulu disterilkan oleh Panitia UN untuk menghindari terjadinya kecurangan dalam pengerjaan soal"
Medan, 3/4 (Antara) - Sebanyak 99 sekolah SMA, SMK dan sederajat di kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2016 yang akan digelar secara serentak di tanah air, Senin (4/4).

"Sedangkan UNBK tersebut diikuti sebanyak 64.509 peserta di Sumatera Utara (Sumut) yang akan meramaikan UNBK tersebut," kata Ketua Ujian Nasional (UN) Sumut tahun 2016 Yuniar di Medan, Minggu.

Sebanyak 64.509 peserta UNBK itu berasal dari 24 SMA (5.209 siswa) dan 61 SMK (14.300 siswa) kabupaten/kota di Sumut.

"Peserta UNBK yang paling banyak berasal dari SMK di Sumut mencapai sebanyak 14.509 siswa dan jumlah ini dinilai cukup banyak," ujar Yuniar.

Dia menyebutkan Dinas Pendidikan Sumut juga telah mengirimkan surat kepada PT PLN Regional Sumbagut agar selama berlangsungnya UN tidak terjadi pemadaman listrik.


Hal itu jelas dapat mengganggu pelaksanaan UN di Sumut karena daerah tersebut juga menggelar UNBK yang menggunakan perangkat komputer/laptop milik sekolah.

Pihak Dinas Pendidikan Sumut juga meminta SMA dan SMK yang melaksanakan UNBK juga mempersiapkam mesin genset untuk mengantisipasi manakala terjadinya pemadaman secara mendadak saat berlangsungnya UN.

Apalagi listrik di Kota Medan saat ini mengalami pemadaman bergilir yang dilakukan pihak PT PLN namun diharapkan tidak mengganggu pelaksanaan UN pada 4-7 April 2016.

"Ini perlu menjadi perhatian bagi SMA dan SMK yang melaksanakan UNBK, karena pengerjaan soal-soal di perangkat komputer itu, memiliki waktu yang sangat terbatas dan harus dipatuhi siswa," ujar Yuniar.

Selain itu, peralatan komputer yang mereka gunakan juga terkoneksi dengan panitia UN di Pusat dan terus dipantau.

"Peralatan komputer yang digunakan peserta UNBK juga terlebih dahulu disterilkan oleh Panitia UN untuk menghindari terjadinya kecurangan dalam pengerjaan soal," kata Pejabat Dinas Pendidikan Sumut.

Peserta UNBK di Sumut adalah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 27 sekolah, yakni delapan SMA, 14 SMK dan lima SMP.

Untuk Kabupaten Serdang Bedagai, jumlah peserta UNBK sebanyak delapan sekolah dari SMK.

Sedangkan peserta UNBK di Kota Tebing Tinggi sebanyak enam sekolah yaitu dua dari SMA dan empat SMK.

Peserta UN berbasis kertas tingkat SMA kelompok IPA diikuti 55.202 dan 3.572 peserta daring, IPS 41.498 menggunakan naskah dan 1.637 daring serta bahasa 129 menggunakan berkas soal tanpa daring.

Peserta tingkat SMK diikuti 80.388 dengan rincian secara manual 66.088 dan sistem daring 14.300 siswa dan untuk peserta Madrasah Aliyah (MA) diikuti 21.516 peserta.

Peserta UN tingkat SMA LB diikuti 30 dan tingkat SMTK diikuti 182 serta UN pendidikan kesetaraan (UNPK) C diikuti 2.639 siswa.

Jumlah pelajar SMA sederajat mengikuti UN di Kota Tanjung Balai sebanyak 2.924 siswa, dan terdiri dari 1.286 orang laki-laki dan 1.638 orang perempuan.

Siswa peserta UN tingkat SMA sederajat di Kota Binjai sebanyak 2.986 orang, untuk siswa Madrasah Aliyah 440 orang.

Sebanyak 26.058 siswa peserta UN di Kota Medan, terdiri dari SMA/SMK 21.621 siswa, Madrasah Aliyah (MA) 2.512 siswa, dan Paket C sebanyak 1.925 siswa.

Siswa SMA dan SMK di Kabupaten Nias yang mengikuti UN sebanyak 1.445 orang.

Peserta UN di Kota Pematang Siantar sebanyak 8.814 pelajar SMA sederajat.

Tercatat 3.260 siswa SMA sederajat dari sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) mengikuti UN.

Dan siswa SMA sebanyak 1.324 orang, SMK 1.111 orang, dan 805 orang dari Madrasah Aliyah.

Peserta UN tahun 2016 diikuti sebanyak 483.066 siswa SLTA dan SLTP di Sumatera Utara.

Untuk tingkat SMA diikuti 102.039 siswa dan pelaksanaan UN digelar secara serentak di Indonesia mulai 4-7 April.

Sedangkan untuk tingkat SMP diikuti sebanyak 206.655 dan pelaksanaan UN dimulai 9-12 Mei. 

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026