Secara nasional, pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang terbanyak di Sumut. Hanya 10 Kabupaten dan Kota lagi yang tidak menggelar pesta demokrasi tahap pertama iniPalas, 28/11 (Antarasumut) - Pelaksana Tugas Gubernur Sumut Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengajak seluruh masyarakat Padang Lawas (Palas) untuk berdoa agar pelaksanaan Pilkada serentak d Sumut berjalan lancar, aman, tertib dan kondusif.
Ajakan tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi saat menghadiri Dzikir dan Tabligh Akbar yang digelar Pemkab Palas di Lapangan Merdeka, Sibuhuan, Palas, Sabtu (28/11/2015).
Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan, Sumut merupakan provinsi terbanyak yang akan menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 mendatang yakni 23 dari 33 Kabupaten/Kota yang ada.
"Secara nasional, pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang terbanyak di Sumut. Hanya 10 Kabupaten dan Kota lagi yang tidak menggelar pesta demokrasi tahap pertama ini," katanya.
Meski Palas termasuk dalam 10 Kabupaten/Kota di Sumut yang belum menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember 2015, Erry mengajak seribuan jamaah yang hadir dalam Dzikir dan Tabligh Akbar untuk mendoakan Pilkada serentak di Sumut berlangsung aman dan lancar.
"Kita berharap, Sumut menjadi contoh dan tauladan, sebagai provinsi yang sukses menggelar Pilkada serentak. Keberhasilan Sumut nantinya diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain," katanya.
Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan, peran kaum ulama, tokoh masyarakat dan tokoh adat sangat strategis dalam menyejukkan masyarakat dalam menghadapi Pilkada serentak.
"Islam adalah agama yang menjunjung tinggi perdamaian, kebersamaan dan saling dukung. Islam juga mengajarkan kita untuk memilih pemimpin yang baik, bijak dan peduli kepada rakyatnya. Peran kaum ulama, tokoh masyarakat dan tokoh adat sangat strategis dalam menyampaikan hal ini kepada masyarakat calon pemilih. Kita boleh berbeda pandangan politik, tetapi kita bersaudara," katanya.
Pewarta: Evalisa SiregarEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.