Pencurian sepeda motor warga terus semakin meningkat di daerah iniLangkat, Sumut, 28/11 (Antara) - Aksi pencurian sepeda motor di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terlihat semakin marak sehingga banyak korban yang melaporkan berbagai kasus tersebut kepihak kepolisian setempat.
"Pencurian sepeda motor warga terus semakin meningkat di daerah ini," kata salah seorang warga korban pencurian sepeda motor Herman Toni, di Pangkalan Susu, Sabtu.
Ia menceritakan kejadian pencurian itu terjadi Jumat (27/11), dimana saat itu dirinya melaksanakan sholat Jumat di halaman masjid Nurul Iman Desa Sei Meran Pangkalan Susu dengan mengenderai sepeda motor yamaha vega warna merah BK 2200 PAT.
"Sepeda motor diparkir dalam keadaan stang terkunci namun usai sholat ternyata sepeda motor miliknya tidak lagi berada di tempat," katanya.
Akibat kejadian itu dirinya mengalami kerugian mencapai Rp18 Juta, dan sudah dilaporkan ke Polsek setempat, sambungnya.
Hal yang sama juga dialami korban lainnya Toto Ariono warga yang sama juga ingin melaksanakan sholat Jumat di masjid tersebut, langsung memarkirkan sepeda motornya honda verza BK 2778 PAV.
"Stangnya dalam keadaan terkunci namun usai sholat dilihat sepeda motornya sudah tidak ada lagi ditempatnya," katanya.
Tentu dirinyapun terperanjat, dan coba menanyakan kepada jamaah lainnya apa ada yang melihat sepeda motornya, akibat kejadian itu korban mengalami kerugian Rp19.8 Juta.
Kejadian yang sama juga dialami Sabar warga Perdamaian Kecamatan Stabat, dimana sepeda motor miliknya honda beat warna biru BK 4350 RAS juga hilang dimana korban mengalami kerugian Rp14 Juta.
"Kami berharap kiranya aparat kepolisian bisa mengungkap siapa pelaku pencurian sepeda motor itu karena dilakukan secara bersamaan," ujarnya.***2***
(T.KR-IFZ/C/A029/A029) 28-11-2015 21:34:52
Pewarta: Imam FauziEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.