Seluruh lapisan masyarakat harus aktif bersama-sama dengan Pemerintah untuk melaksanakan program dan kegiatan pembangunan baik yang sedang dan akan dilaksanakanTarutung, 5/10 (Antarasumut) – Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengajak segenap masyarakat untuk meningkatkan kerukunan dan budaya gotong-royong agar dapat menjadikan daerah itu sebagai kabupaten terdepan yang mampu bersaing dengan daerah termaju di Indonesia.
“Kita harus memiliki keunggulan kualitatif, komparatif, dan kompetitif, serta bercita-cita menjadikan Tapanuli Utara terdepan yang mampu bersaing dengan daerah termaju di Indonesia,†tegas Nikson dalam amanahnya di tengah upacara peringatan Hari Jadi Taput ke-70 di Stadion Serbaguna Tarutung, Senin.
Harapnya, semangat kerukunan dan budaya gotong royong akan mewujudkan kabupaten Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan, lumbung sumber daya manusia yang berkualitas serta daerah wisata. Sebab, tanpa kedua hal tersebut, cita-cita menjadi kabupaten Tapanuli Utara menjadi daerah maju niscaya dapat terwujud.
“Seluruh lapisan masyarakat harus aktif bersama-sama dengan Pemerintah untuk melaksanakan program dan kegiatan pembangunan baik yang sedang dan akan dilaksanakan,†katanya.
Menurutnya, Tapanuli Utara yang indah, tertib, rapi dan aman harus dibangun dengan arif dan bijaksana. Sehingga, seluruh jajaran satuan kerja perangkat daerah diminta untuk meningkatkan kinerja, pengabdian, dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
“Selain itu, segenap masyarakat juga harus meningkatkan kepedulian sosial, rasa gotongroyong dan kebersamaan untuk menggerakkan program pembangunan di segala bidang,†ujarnya.
Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan sebagai landasan dalam membangun Tapanuli Utara dalam rangka mewujudkan daerah itu sebagai lumbung pangan, lumbung SDM berkualitas dan daerah wisata, kata Nikson, juga menjadi hal penting.
“Segenap masyarakat juga harus mencurahkan segala daya dan upaya bagi terwujudnya kesejahteraan di Tapanuli Utara dengan semangat kerukunan dan gotongroyong,†imbuhnya.
Upacara peringatan hari jadi yang berlangsung meriah itu diawali pembacaan sejarah berdirinya Kabupaten tersebut pada 5 Oktober 1945. Sejarah yang cukup panjang selama 70 tahun, ditorehkan para pemimpin dengan semangat perjuangan kemajuan daerah itu.
Nikson mengapresiasi kehadiran mantan Bupati Lundu Panjaitan, mantan Sekdakab Sanggam Hutagalung, Perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Anggota DPRD Sumut, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Taput, Anggota DPRD Taput, serta seluruh peserta upacara.
Pewarta: Rinto Aritonang: Rinto Aritonang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.