"Kita membuka pasar murah penjualan sembako yang terbuka untuk umum," kata Wali Kota Binjai Muhammad Idaham, di Binjai, Selasa.
Idaham menjelaskan, pasar murah itu bertujuan demi menjaga stabilitas harga bahan pangan kebutuhan pokok di Kota Binjai, serta menjamin ketersediaan bahan pangan murah dengan standar kualitas pasar bagi masyarakat, terutama terhadap rumah tangga ekonomi lemah.
"Alhamdulillah, pasar murah berjalan dengan tertib. Masyarakat pun sudah banyak yang tahu, dan antusias untuk datang. Bahkan mereka juga mengaku, hal ini sangat bermanfaat," ujarnya.
Wali kota pun siap memperpanjang masa operasi pasar murah tersebut jika nanti terjadi inkonsistensi harga bahan pangan.
"Kita lihat saja perkembangannya nanti. Kalau memang pasar membutuhkan, terutama mendekati Lebaran nanti, Insya Allah akan kita perpanjang," katanya.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Pemkot Binjai Tengku Syarifuddin menjelaskan, pasar murah itu menyediakan stok bahan pangan untuk kebutuhan 8.000 warga.
"Pasar murah kita buka untuk umum. Artinya, masyarakat dari seluruh wilayah di Kota Binjai bisa datang dan membeli. Hanya saja mereka harus membawa KTP asli dan fotokopinya demi menghindari pembelian oleh pihak tidak bertanggungjawab," katanya.
Ia mengakui, stok dan jenis barang cukup banyak, meliputi 15 ton gula pasir, delapan ton tepung terigu, dua ton mentega, 12 ribu liter minyak gorang, 75 ribu butir telur, 18 ton beras, 9 ribu botol sirup rasberi, dan lima ton kacang tanah.
Adapun harganya yakni gula pasir Rp20 ribu per dua kg, tepung terigu Rp12 ribu per dua kg, mentega Rp13 ribu per dua bungkus ukuran 250 gram, minyak goreng Rp19 ribu per dua liter, telur Rp6.500 per 10 butir, beras Rp14 ribu per dua kg, sirup Rp26 ribu per dua botol, dan kacang tanah Rp20.500 per kg. ***3***
(T.KR-IFZ/B/I. Arfa/I. Arfa)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.