Medan, 22/6 (Antara) - PT Pertamina (Persero) belum mengetahui jadwal dan rencana pemerintah dalam peluncuran bahan bakar minyak jenis Pertalite sebagai bahan konsumsi publik.

Senior Supervisor External Relation Pertamina Marketing Operation Region I Zainal Abidin di Medan, Senin, mengatakan, masih ada beberapa proses yang perlu dilakukan sebelum Pertalite tersebut diluncurkan.

Ia mencontohkan masih perlunya dilakukan uji laboratorium terhadap kualitas dan kemanfaatan bahan bakar minyak (BBM) tersebut.

Kemudian, diperlukan uji mesin dan spesikasinya untuk mengetahui kemungkinan kesesuaian BBM jenis tersebut untuk mesin kendaraan yang ada di Indonesia.

"Kita ingin tahun (Pertalite) bisa terima atau tidak oleh mesin kendaraan di Indonesia. Jadi, Masih panjang prosesnya," katanya.

Ia mengatakan, rencana peluncuran Pertalite tersebut merupakan opsi untuk memberikan pilihan yang banyak kepada masyarakat mengenai BBM yang ada.

Pertalite dinilai lebih menguntungkan karena harganya praktis lebih terjangkau di bawah Pertamax Series, sedangkan kualitas diatas premium.

Meski dianggap menguntungkan dan menjadi solusi dalam penggunaan BBM, namun tetap dibutuhkan adanya uji laboratorium dan uji mesin.

Ketika dipertanyakan tentang sosialisasi dan promosi, Zainal mengatakan, Pertamina tidak akan melakukan sosialisasi jika ingin meluncurkan Pertalite.

Hal itu disebabkan Pertalite bukan jenis BBM yang disubsidi pemerintah. "Kecuali barang bersubsidi baru perlu sosialisasi," katanya. ***3***
(T.I023/B/Suparmono/Suparmono) 22-06-2015 16:26

Pewarta: Irwan Arfa
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026