"Sampai saat ini, belum ada ditemukan beras plastik di Medan," kata Kapolda didampingi Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta, Kadis Perindag Sumut, H. Bidar Alamsyah di Mapolresta Medan, Senin.
Hal tersebut dikatakannya berdasarkan hasil pemeriksaan bersama Disperindag, Balai POM dan Dit Krimsus Polda Sumut di sejumlah pasar tradisional dan beberapa pusat perbelanjaan di Medan..
Kapolda mengatakan, penjelasan ini bisa menghilangkan kekhawatiran masyarakat, karena beberapa hari beredar isu, bahwa beras sintetis telah masuk ke Medan.
Isu tersebut semakin meluas setelah adanya seorang anak, Bunga Sinta (10) yang dirawat di Rumah Sakit Sari Mutiara usai mengkonsumsi bubur.
Dia mengatakan, awalnya Bunga sakit dan dibawa ke bidan kemudian dianjurkan mengkonsumsi bubur.Tetapi setelah itu, Bunga malah semakin lemas dan muntah- muntah. Kondisinya malah tidak ada perubahan.
"Dari situ, perawat mendiagnosis anak tersebut menderita tipus. Sedangkan pihak kepolisian segera memeriksa beras yang dikonsumsi Bunga.Berdasarkan pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) dan Balai Sucofindo, dipastikan beras tersebut asli, bukan sintetis," tegas mantan Gubernur Akpol itu.
Kapolda mengimbau, masyarakat yang mendapat informasi atau bahkan menemukan dugaan beras plastik, segera lapor ke pihak kepolisian. Dengan demikian, bisa segera ditindaklanjuti untuk pemeriksaan.
Dia menambahkan, pihak kepolisian akan menindak tegas
siapapun yang coba-coba bermain seperti memalsukan beras demi keuntungan pribadi.
"Bagi pemalsu atau pengedar beras sintetis, akan dikenakan tindakan tegas. Saya akan ajukan pasal paling berat," katanya.
Kadis Perindag Sumut, H.Bidar Alamsyah mengatakan, pihaknya sudah memeriksa enam pasar tradisional dan sejumlah pusat perbelanjaan, guna membantah peredaran beras plastik atau sintetis.
Enam pasar tersebut, menurut dia, Pusat Pasar, Kelapa, Sukaramai, Sei Sikambing, Petisah dan Simpanglimun serta enam plasa.
"Ini kami anggap sebagai pusat perbelanjaan di masyarakat. Kami pastikan tidak ada peredaran beras plastik di Medan," kata Alamsyah.***4***
(T.M034/B/Yuniardi/Yuniardi) 25-05-2015
Pewarta: Muinawar Mandailing:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.