"Kita minta Dinas Kesehatan melengkapi puskesmas untuk ibu melahirkan," kata Ketua Forum Peduli Kesehatan Masyarakat Kabupaten Langkat Surkani, di Stabat, Selasa.
Surkani menjelaskan akibat tidak lengkapi sarana buat ibu melahirkan mengakibatkan kematian ibu melahirkan semakin tinggi, karena pertolongan cepat buat mereka tidak ada, yang seharusnya bisa cepat dilakukan.
Ia menjelaskan untuk 2013 saja, kematian ibu melahirkan hanya 13 orang saja, namun meningkat di Tahun 2014 menjadi 25 orang, akibat ketidaklengkapan sarana puskesmas yang ada.
"Untuk itu perlu keseriusan Pemerintah Kabupaten Langkat, khususnya Dinas Kesehatan, dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak," katanya.
Padahal target MGDs untuk ibu hamil melahirkan ini harus zero toleran dalam penurun angka kematin ibu, sambungnya.
Surkani berharap perlu kerjasama yang serius antara Pemerintah dan stockholder, khususnya komunitas yang peduli dengan penurunan angka kematian ibu dan anak baru lahir.
"Dinas Kesehatan Langkat harusnya mampu mempersiapkan peralatan medis yang ada di puskesmas-puskesmas guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk penurunan angka kematina," ujarnya.
Selain itu juga masih banyak ditemukan Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Poskades yang tidak layak dilapangan, guna membantu proses persalinan sehingga faktor kejauhan dan transfortasi sebagai penyumbang kematin ibu dan anak.
Ditambah lagi kurangnya kepedulian masyarakat setempat dalam memprhatikan ibu hamil yang ada di sekelilingnya.
"Forum Peduli Kesehatan Masyarakat Kabupaten Langkat kini mendorong Pemerintah Daerah khususnya Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan untuk segera menganggarkan di APBD P Tahun 2015, peningkatan npelayanan kesehatan," sambungnya.
Sebab Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2014, telah tercantum dan di programkan oleh Bupati terpilih dalam penurunan angka kematian ibu dan anak baru lahir.
Sementara itu kalangan pemerhati kesehatan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Lantera Institute Kabupaten Langkat Selamat SPd berharap agar Pemkab Langkat lebih pro kepada kesehatan ibu hamil dan ibu melahirkan, sehingga tidak makin tinggi lagi angka kematian ibu anak di daerah ini.
"Kita harus dorong Pemkab meningkatkan anggarannya untuk para ibu hamil dan melahirkan ini," katanya.***4***Budi Suyanto
(T.KR-IFZ/B/B. Suyanto/B. Suyanto) 03-02-2015
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.