Brilian Moktar di Medan, Sabtu malam mengatakan, sesuai dengan informasi dari BMKG, curah hujan akan meningkat setelah Sumut memasuki musim penghujan.
Untuk itu, Pemkot Medan harus mempersiapkan berbagai kemungkinan agar peningkatan curah hujan tersebut tidak menimbulkan masalah yang berarti bagi masyarakat.
Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, curah hujan tersebut sering menimbulkan banjir dan genangan air, baik untuk pemukiman masyarakat mau pun ruas jalan.
Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah membentuk tim terpadu yang melibatkan seluruh unsur pemerintahan di Kota Medan untuk mengawasi potensi banjir di daerah masing-masing.
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin perlu mengundang seluruh camat untuk tangani banjir dan memerintahkan camat-camat tersebut untuk melibatkan lurah dan kepala lingkungan.
"Kalau semua dilibatkan, baru dapat disebut tim terpadu," katanya.
Politisi PDI Perjuangan itu memberikan apresiasi atas kebijakan Pemkot Medan yang cukup bagus dengan menggali berbagai parit di Medan untuk melancarkan arus air ketika hujan turun.
Namun, Pemkot Medan juga harus segera menyelesaikan sampah yang cukup banyak terdapat di pinggiran jalan, terutama di berbagai pasar tradisional.
"Pasar-pasar di Kota Medan masih menyimpan sampah. Hampir tidak ada yang terlihat bersih. Meski diangkat, tetapi sampahnya masih banyak," ujar Brilian.
Dengan curah hujan yang sering turun pada siang dan malam hari, sampah-sampah tersebut dikhawatirkan masuk ke dalam parit sehingga dapat menghambat arus air.
Jika kondisi itu yang muncul, dikhawatirkan debit air yang ada tidak dapat mengalir dengan lancar sehingga menimbulkan potensi genangan air ke ruas jalan, bahkan ke pemukiman masyarakat.
"Curah hujan tidak diketahui (muncul) siang atau malam hari. Jadi, sampah-sampah itu harus ditanggulangi," katanya. ***3***
(T.I023/B/S. Muryono/S. Muryono) 30-08-2014 20:57:10
Pewarta: Irwan Arfa:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.