Oleh Munawar Mandailing
Medan, 8/2 (Antara) - Dua orang korban semburan awan panas akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo sepekan lalu, hingga kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Efarina Etaham Kabanjahe.
"Kedua korban yakni Sehat Sembiring (40) penduduk Desa Guru Kinayan dan Erwin Milala (40) warga Desa Sukameriah," kata Koordinator Media Center Penanggulangan Bencana Sinabung, Posko Kabanjahe, Jhonson Tarigan ketika dihubungi dari Medan, Sabtu.
Hingga Jumat malam (7/2) pukul 20.00 WIB, menurut dia, kedua warga mengalami luka bakar yang serius itu, masih kelihatan terbaring di RS Efarina.
"Kedua korban mengalami luka bakar akibat semburan awan panas di Desa Sukameriah, Kecamatan Payung, Sabtu (1/2) sekitar pukul 10.30 WIB, kelihatan agak lemah dan tetap didampingi tim medis dari rumah sakit," ucap Jhonson.
Dia menambahkan, dua orang warga lainnya yang mengalami luka bakar akibat awan panas Sinabung, yakni Surya Sembiring (24) penduduk Desa Guru Kinayan dan Doni Sembiring (65) warga Desa Sukameriah telah meninggal dunia di RS Efarina.
Surya meninggal dunia, Minggu (2/2) pukul 08.00 WIB dan Doni menghembuskan nafas yang terakhir,Rabu (5/2) sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kedua penduduk yang meninggal dunia terkena semburan awan panas gunung Sinabung telah dimakamkan oleh pihak keluarga korban," ujar juru bicara Pemkab Karo.
Data yang diperoleh dari Posko Penanggulangan Bencana Sinabung, Kabanjahe, jumlah korban tewas terkena awan panas tercatat 16 orang. (M034)