Rantau prapat, 9/10 (Antarasumut) - Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu bertekad untuk terus mendorong minat dan kreativitas menulis di kalangan pelajar sejak jenjang sekolah dasar.

"Minat dan kreativitas pelajar dalam menulis akan terus kita tumbuh kembangkan," kata Wakil Bupati Labuhan Batu, Suhari Pane saat membuka lomba karya tulis tingkat peajar yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-68 Kabupaten Labuhan Batu, di Rantau Prapat, Rabu.

Dijelaskannya, budaya menulis pada dasarnya adalah budaya yang sudah ada sejak zaman prasejarah dan generasi muda di daerah itu diharapkan mampu meningkatkan dan mengembangkan budaya tersebut agar tercipta generasi penerus yang cerdas dan kreatif.

Membaca dan menulis, lanjutnya, merupakan dua keterampilan yang saling berkaitan.

Untuk menjadi seorang penulis yang baik, menurut dia, tentunya seseorang juga harus memiliki kebiasaan membaca karena ide-ide yang akan ditulis biasanya diperoleh dari membaca.

"Menulis bukanlah sebuah keterampilan yang dapat dilakukan dengan berangan-angan. Untuk menulis perlu adanya aktivitas nyata yang perlu dituliskan," tambahnya.

Dikatakan Suhari, aktivitas menulis menjadi kebiasaan yang memberikan kenikmatan dan kesenangan terhadap si penulis.

"Kalau kita sudah menyenangi aktivitas menulis niscaya akan membangkitkan potensi kreatif yang dimiliki," ujarnya.

Selain menulis dan membaca, ia juga mengajak generasi muda dan pelajar di daerah itu untuk menumbuhkembangkan minat dan bakatnya di bidang puisi.

"Puisi merupakan salah satu karya sastra. Dengan puisi, seseorang bisa mengeksplorasikan perasaannya terhadap sesuatu hal, baik itu secara tersirat maupun secara tersurat," katanya.

Lomba karya tulis tingkat pelajar SLTP yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-68 Kabupaten Labuhan Batu tersebut diikuti sebanyak 45 orang peserta.

Bersamaan dengan kegiatan itu, turut pula digelar lomba baca puisi dan lomba bercerita tingkat pelajar SD dan SLTP.

Kepala Kantor Arsip, Perpustakaan dan Dokumentasi Kabupayen Labuhan batu, Idris Lubis, mengatakan, tema lomba, yakni 'Dengan Semangat dan tekad untuk memasyarakat Kebiasaan Minat Membaca, Agar Terciptanya Sumber Daya Manusia Cerdas, Terampil dan Inovatif, Kita Jadikan Perpustakaan Menjadi Wahana Pembelajaran Sepanjang Hayat".

"Melalui kegiatan ini kita dapat mengukur tingkat kecerdasan, keterampilan, kemampuan serta bakat anak di masing-masing bidang yang diperlombakan," ujar dia.

Lomba yang menyediakan hadiah berupa uang pembinaan, tropi dan sertifikat tersebut digelar pada 8-10 Oktober 2013.(TNA)

Pewarta: T. Nico Adrian
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026