Medan, 1/8 (Antara) - Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat adanya 45 lokasi yang menjadi titik kerawanan kecelakaan lalu lintas dalam arus mudik dan balik pada perayaan Idul Fitri 1434 Hijriyah.

Dalam data yang diberikan di sela-sela apel gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2013 di Lapangan Merdeka Medan, Kamis, disebutkan titik rawan kecelakaan lalu lintas itu tersebar di 15 wilayah hukum.

Di wilayah hukum Polresta Medan tiga lokasi, Polres Binjai satu lokasi, Polres Deli Serdang dua lokasi, Polres Langkat empat lokasi, Polres Simalungun delapan lokasi, Polres Asahan empat lokasi, Polres Labuhan Batu tiga lokasi, Polres Karo dua lokasi, Polres Tapanuli Utara tiga lokasi, Polres Tapanuli Selatan satu lokasi, Polres Tapanuli Tengah satu lokasi, Polres Mandailing Natal enam lokasi, Polres Serdang Bedagai tiga lokasi, Polres Pematang Siantar tiga lokasi, dan Polres Toba Samosir dua lokasi.

Di wilayah hukum Polres Asahan, lokasi rawan kecelakaan terdapat di jalan lintas Sumatera (jalinsum) KM 84-84 Desa Tanjung Sari, Kecamatan Sei Suka dan jalinsum KM 125 Desa Limau Manis, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.

Di wilayah hukum Polres Binjai, lokasi rawan kecelakaan tersebut terdapat di Jalan Soekarno Hatta KM 17-20 Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.

Selain rawan kecelakaan lalu lintas, Polda Sumut juga mencatat adanya 13 lokasi rawan longsor yang terdapat di Medan (satu lokasi), Simalungun (satu lokasi), Karo (dua lokasi), Tapanuli Utara (satu lokasi), Tapanuli Tengah (tiga lokasi), Dairi (satu lokasi), Mandailing Natal (dua lokasi), Humbang Hasundutan (satu lokasi), Sibolga (satu lokasi), dan Pakpak Bharat (satu lokasi).

Wakil Gubernur Sumut HT Erry Nuradi yang dikonfirmasi mengenai daerah yang rawan longsor itu mengakui jika muncul kekhawatiran masyarakat terhadap longsor jika dilihat dari curah hujan yang lebat dalam beberapa hari terakhir.

Curah hujan yang cukup lebat tersebut juga sudah terlihat di kawasan pantai barat Sumut ketika pihaknya melakukan safari Ramadhan ke Kabupaten Tapanuli Tengah.

Karena itu, pihaknya melalui Dinas Bina Marga Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional untuk menyiapkan alat-alat berat di berbagai daerah yang rawan longsor tersebut.

Pihaknya berharap penyiapan alat-alat berat tersebut juga dilakukan Dinas Bina Marga kabupaten/kota di Sumut. ***4*** (T.I023/B/Yuniardi/Yuniardi) 01-08-2013 12:40:04

Pewarta: Irwan
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026