Atas komitmen memperluas pelayanan kesehatan masyarakat (yankesmas) dan menjamin perlindungan kesehatan melalui layanan yang inklusif dan berkelanjutan, Pemkot Tanjungbalai berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026, Kategori Pratama tingkat Nasional.
Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Utama BPJS, Ali Ghufron Mukti disaksikan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar kepada Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, Selasa (27/1/2026) kemarin di Jakarta.
Wali Kota Mahyaruddin Salim mengatakan, selama ini Pemkot telah menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat yang setara, berkelanjutan, serta melindungi masyarakat dari risiko finansial akibat masalah kesehatan.
“UHC bukan sekadar angka kepesertaan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan warganya,” kata Mahyaruddin dihubungi dari Tanjungbalai, Kamis.
Ia menjelaskan, penilaian UHC Award dilakukan secara objektif dan terukur dengan mempertimbangkan cakupan kepesertaan JKN, tingkat keaktifan peserta, pendaftaran segmen PBPU pemerintah daerah, serta kepatuhan pembayaran iuran hingga September 2025 lalu.
Mahyaruddin menyatakan, bahwa capaian UHC Award 2026 merupakan hasil kerja bersama dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemprov, serta seluruh stakeholder terkait dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh penduduk, khususnya warga Kota Tanjungbalai.
"Ini (UHC Award) bukan hal yang mudah, karena membutuhkan konsistensi pembayaran iuran, baik oleh peserta mandiri maupun pemerintah daerah. Capaian ini menjadi bukti keberpihakan Pemkot Tanjungbalai terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” kata Mahyaruddin.
Ia melanjutkan, capaian tersebut buah dari upaya Pemkot Tanjungbalai dalam memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses secara adil, merata, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, dimana per 31 Desember 2025 cakupan kepesertaan JKN di Kota Tanjungbalai mencapai 98,81 persen, cakupan keaktifan mencapai 81,67 persen dari total penduduk sebanyak 187.424 jiwa.
"Kedepannya Pemkot Tanjungbalai tetap konsisten dan tetap berupaya menjamin terpenuhinya layanan kesehatan bagi masyarakat, tentunya melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional," kata Mahyaruddin Salim.
Sementara itu, Plt Kadis Kominfo Indra Adiguna menjelaskan, Pemkot Kota Tanjungbalai merupakan salah satu dari 133 Kabupaten/Kota se Indonesia yang berhasil meraih penghargaan UHC Award 2026 Kategori Pratama.
Dijelaskannya, Kategori Pratama ini diberikan kepada daerah dengan cakupan kepesertaan JKN minimal 98 persen dan tingkat keaktifan minimal 80 persen, serta status pembayaran iuran PBPU pemerintah daerah yang lunas hingga September 2025.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026