Perlu adanya edukasi untuk meningkatkan kesadaran para pedagang di pasar-pasar tradisional di Tebing Tinggi untuk melakukan rapid test atau tes cepat guna  pencegahan penyebaran COVID-19.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan saat GTPP COVID-19 melakukan tes cepat secara massal kepada pedagang di Pasar Sakti, Pasar Kain dan Pasar Gambir, Rabu (15/7)

Ia mengatakan pelaksanaan tes cepat tersebut guna memutus mata rantai COVID-19 terutama kepada para pedagang. 

Baca juga: Wali Kota: Tebing Tinggi zona merah

Baca juga: 570 santri dan guru di Tebing Tinggi tes cepat COVID-19, hasilnya non reaktif

Diharapkan kepada pedagang dalam melakukan transaksi dengan konsumen dapat menggunakan wadah untuk tempat uang, tidak berhubungan langsung dengan pembeli. 

"Siapkan pembatas plastik transparan untuk pembatas berkomunikasi agar doplet pembeli dan pedagang ada penghalangnya," katanya.

Ia juga mengatakan bagi pedagang yang tidak bersedia di rapid test, jika kedapatan ternyata positif hasilnya, ruko atau tempat usahanya akan ditutup sementara. 

Untuk itu ia berharap kepada pedagang agar bersedia dilakukan rapid test, sebagai upaya pencegahan dini penyebaran COVID-19.

Pemerintah Kota akan terus berupaya melakukan penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat Tebing Tinggi. 

Pewarta: Dhani Elison

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020