Wali Kota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan menyatakan saat ini Kota Tebing Tinggi merupakan bagian yang termasuk dalam zona merah dalam penyebaran COVID-19, setelah bertambahnya 2 orang menjadi 7 yang terpapar virus tersebut.

Hal ini disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi saat akan memulai rapid test terhadap guru SD dan SMP se-Tebing Tinggi di GOR Asber Nasution, Selasa (14/7)

Disampaikannya bahwa zona merah itu mengingatkan bahwa perkembangan dan penyebaran COVID-19 perlu diwaspadai karena adanya peningkatan.

Baca juga: Antab serahkan bantuan seribu alat tes cepat COVID-19 kepada Pemkot Tebing Tinggi

Rapid test ini satu langkah untuk mengetahui lebih dini terhadap orang per orang termasuk guru-guru atas kesehatannya terhadap COVID-19.

Dikatakan Wali Kota, saat ini yang mengkhawatirkan adalah terhadap OTG (orang tampa gejala) yang menjadi penyebar ke orang lain. 

Baca juga: 570 santri dan guru di Tebing Tinggi tes cepat COVID-19, hasilnya non reaktif

Rapid test tidak memastikan seseorang terpapar COVID-19 jika hasilnya reaktif, dan akan dilanjutkan ke pemeriksaan lewat swab PCR untuk memastikanya. 

Untuk itu Wali Kota mengajak para guru-guru agar lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, untuk menjadikan Tebing Tinggi zona hijau. 

Pewarta: Dhani Elison

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020