Satu lagi PDP negatif COVID-19 hasil pemeriksaan rapid test meninggal dunia di Tebing Tinggi dan pemakamannya dilakukan sesuai dengan SOP pemakaman COViD-19, Sabtu (25/4).

Pasien dimakamkan di lahan belakang Taman Bahagia Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan, Tebing Tinggi.

Pasien adalah seorang laki-laki berusia 59 tahun dan dirawat di RS Sri Pamela sejak Jumat (24/4) dengan riwayat penyakit jantung koroner dan komplikasi penyakit lain serta juga penyakit paru. 

Baca juga: Satu PDP COVID-19 di Tebing Tinggi meninggal dunia.

Wali Kota Tebing Tinggi H Umar Zunaidi Hasibuan bersama Kapolres AKBP James Hutagaol SIK, Dandim 0204/DS Lekol Kav Syamsul Arifin turun langsung ke lapangan memantau pelaksanaan pemakaman.

Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan bahwa terhadap almarhum tata cara pemakaman tetap diterapkan protokol COVID-19 sesuai SOP untuk kewaspadaan.

Baca juga: Lima warga yang usai menjalani karantina dikembalikan

Wali Kota mengimbau masyarakat Tebing Tinggi agar jangan takut berlebihan terhadap jenazah penderita COVID-19, karena penguburannya sudah dilakukan sesuai protokol kesehatan standar WHO.

"Kalau sudah dimakamkan sesuai protokol COVID-19, tidak ada lagi virus yang keluar. Maka ke depan akan kita lakukan edukasi-edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, PDP yang dirawat di RSUD Kumpulan Pane juga meninggal dunia pada Rabu (22/4) dengan riwayat penyakit TB Paru dan lainnya dan dimakamkan sesuai protokol pemakaman COVID-19.

Pewarta: Dhani Elison

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020