Gus Irawan Pasaribu, Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI menyebut bahwa konsep "dalihan natolu" yang ada di Tapanuli Selatan merupakan implementasi dari 4 pilar kebangsaan.

"Empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI) adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.

Tidak jauh dari tatanan konsep "dalihan natolu" yang merupakan filosofis atau wawasan sosial-kultural yang menyangkut masyarakat dan budaya Batak yang menjadi kerangka meliputi hubungan darah dan hubungan perkawinan yang mempertalikan satu kelompok, seperti di wilayah Tapanuli Selatan.

Baca juga: Kades yang baru di Tapsel diberikan pembekalan

"Tanpa memandang agama, suku, ras, dan sosial lainnya, apabila terikat dalam bingkai dalihan natolu, antara satu dan yang lainnya akan saling menghargai, dan menghormati, sebagai implementasi 4 pilar kebangsaan," kata Gus asal Dapil Sumut II pada Pileg baru lalu.   

Gus (sapaan akrab Gus Irawan Pasaribu) ungkapkan hal tersebut saat gencar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Tapanuli Selatan (Kecamatan Sipirok dan Kecamatan Arse) beberapa hari lalu kepada masyarakat.

Baca juga: Dolly Pasaribu apresiasi antusias masyarakat Sipirok ikuti Liga Abadi Futsal

Selain itu, Gus juga berkesempatan menyampaikan munculnya issu ditengah masyarakat soal kenaikan harga gas LPG 3 kg yang menurutnya tidak benar. Tambah, pihaknya Komisi VII DPR akan berjuang bagi masyarakat kurang mampu mendapatkan energi listrik gratis.

Turut mendapingi Gus dalam acara ini Ketua DPD Gerindra Tapanuli Selatan Husin Sogot Simatupang, dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapanuli Selatan Dolly Putra Parlindungan Pasaribu.

Dimana Husin Sogot dan Dolly Pasaribu, keduanya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimaksih kepada Gus Irawan yang telah memberikan pencerahan soal wawasan kebangsaan di daerah ini.

Sementara Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu menyatakan, menyambut baik kehadiran Gus Irawan yang telah memberikan pencerahan wawasan kebangsaan kepada masyarakatnya.

"Mudah-mudahan pencerahan yang diberikan dapat lebih meningkatkan tatatan kehidupan bermasyarakat dalam rangka mewujudkan Tapanuli Selatan yang sehat, cerdas, dan sejahtera," ucap bupati.

 

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020