Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu tegas menyatakan seorang pemimpin itu harus dekat dengan rakyat dalam arti tanpa batas.

"Pemimpin yang dekat dengan rakyat akan berdampak positif terhadap perjalanan program pembangunan satu daerah," katanya.

Menurut dia tanpa dukungan penuh masyarakat termasuk para ulama pembangunan bakal dapat terhambat.

Baca juga: Ditinggal mengaji, rumah seorang janda di Tapsel ludes terbakar

Dia mencontohkan,  berkat hibah-hibah lahan masyarakat tanpa ganti rugi banyak sudah ruas-ruas jalan baik nasional, kabupaten dan desa/kelurahan di Tapanuli Selatan yang dilebarkan (dibangun).

"Kita tidak bisa lagi hitung berapa nilainya, namun semua itu terwujud berkat kedekatan pemerintah (pemimpin) dengan masyarakatnya," ungkap bupati dua periode tersebut.

Dia mengutarakan itu saat menghadiri acara pengajian rutin bulanan Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Miftahul Jannah di Desa Sipange Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Kamis (23/1) dengan seribuan jamaah.

Pengajian BKMT seperti ini menurutnya juga harus terus ditumbuhkembangkan sebagai wadah membangun silaturrahim antar sesama disamping upaya meningkatkan iman dan taqwa dengan mendengarkan tausyiah alustadz.

"Kalau sudah umarah (pemimpin) dan ulama, dan elemen masyarakatnya termasuk anggota BKMT yang jumlahnya hampir mencapi 24 ribu orang kompak dan bersatu, niscaya pembangunan Tapanuli Selatan kedepan akan lebih meningkat lagi," pungkasnya.

Hadir juga dalam kegiatan ini mewakili Pimpinan DPRD setempat yakni anggota DPRD Tapanuli Selatan Dolly Putra Parlindungan Pasaribu yang dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar BKMT rutin setiap bulannya.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020