Tim Ekspedisi Kas Keliling Kepulauan Terluar, Terdepan, dan Terpencil (3T) Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara, melakukan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada siswa Sekolah Dasar Swasta (SDS) Islam Al-Hikmah Selat Panjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Daerah tersebut merupakan salah satu pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia guna mengantisipasi beredarnya uang palsu (upal) maupun uang asing.

Dalam sosialisasi yang digelar di musholla sekolah tersebut, Ketua rombongan Tim Ekspedisi Kas Keliling Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumut, Syamsul Bakti di Selat Panjang, Rabu (4/9) menyampaikan, kegiatan ini merupakan program BI dimana secara nasional menargetkan mengunjungi sebanyak 160 pulau terluar yang ada di Indonesia, dan tim ekspedisi dari BI Kantor Perwakilan Sumatera Utara (Medan) mengunjungi 6 pulau yaitu, Pulau Sabang, Pulau Nasi (Aceh), Pulau Berhala (Sumut), Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, dan Pulau Tebing Tinggi (Riau).

"Kegiatan ini merupakan salah satu tugas BI untuk hadir di seluruh wilayah NKRI, termasuk pulau terdepan, terluar, terpencil. Tugas Tim Ekspedisi Kas Keliling BI mengunjungi pulau-pulau terluar tersebut untuk melakukan sosialisasi tentang rupiah, serta melakukan penarikan uang lusuh yang tidak layak edar dan diganti dengan uang baru," katanya. 

Ia menambahkan bahwa sosialisasi tersebut merupakan salah satu upaya BI untuk mengantisipasi terjadinya peredaran uang palsu. Apalagi di pulau yang terletak di Selat Malaka ini sangat rawan terjadinya peredaran uang palsu. 

"Pulau terdepan, terluar, dan terpencil terutama yang berbatasan dengan Selat Malaka, sangat rawan terjadi peredaran uang palsu di tengah laut. Makanya kita hadir di sini memberikan sosialisasi tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada masyarakat, supaya dapat membedakan uang rupiah asli dan uang rupiah palsu," ujarnya. 

Baca juga: Masyarakat Kepulauan Meranti antusias tukarkan uang lusuh

Kepala SD Islam Al-Hikmah Selat Panjang Haitiana mengucapkan terimakasih atas kehadiran BI dari Medan yang telah memberikan bantuan peralatan olahraga serta memberikan sosialisasi tentang uang rupiah ini. Sosialisasi ini menambah ilmu pengetahuan terutama tentang ciri-ciri keaslian rupiah yang sangat bermanfaat.

"Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi anak-anak kami di sini. Begitu juga sosialisasi yang diberikan juga sangat bermanfaat bagi kami untuk mengetahui uang rupiah asli dan uang palsu.  Selama ini kami tau tentang uang tapi tak begitu faham. Sekarang dengan sosialisasi ini kami jadi lebih faham dan bisa membedakan mana uang asli dan uang palsu," katanya. 

Menurutnya, sosialisasi tersebut sangat penting terutama bagi anak-anak dan guru-guru, dan selanjutnya, pihaknya juga akan mensosialisasikan ciri-ciri uang rupiah ini kepada murid-murid sekolah lainnya serta wali murid. Agar ke depannya bisa membedakan mana uang asli dan uang palsu. 

Di sekolah tersebut tim memberikan sosialisasi tentang rupiah, serta membuka kas keliling dengan melakukan penarikan uang lusuh dengan uang baru. Selain itu, Tim Ekspedisi BI Medan yang dipimpin Syamsul Bakti juga menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa peralatan olahraga dan seni. 

Baca juga: Tim ekspedisi BI perkenalkan kepada siswa Pulau Rupat metode 3 D

Rombongan yang dikawal anggota TNI AL disambut Kepala SD Swasta Islam Al-Hikmah Haitiana SAg, para guru, Sekretaris Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, serta para murid. Sosialisasi ini juga dihadiri Komandan Pos Keamanan TNI AL, Selat Panjang, Letda Jerry Hendra, serta anggota. 

Sebelumnya, Tim Ekspedisi Kas Keliling Kepulauan 3T yang menggunakan kapal KRI Lemadang 632 dengan Kapten Kapal Mayor Laut (P) Pungki Kurniawan, serta mendapatkan pengawalan dari TNI AL telah mengunjungi Pulau Sabang, Pulau Nasi, Pulau Berhala, Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, dan terakhir di Pulau Tebing Tinggi (sekarang disebut Kepulauan Meranti). Dengan sampainya di Pulau Tebing Tinggi tersebut, maka berakhir pula tugas tim ekspedisi mengunjungi pulau terluar dan selanjutnya tim akan kembali ke Belawan Medan.

Pewarta: Septianda Perdana

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019