Tapanuli Selatan 14/4 (Antarasumut)- Sebanyak 23 mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanian Pembangunan (STPP) Medan menjadi pendamping Upaya Peningkatan Khusus (UPSUS) PAJALE (Padi, jagung dan kedelai) disebar di 6 dari 14 wilayah Kecamatan Tapanuli Selatan.
Secara resmi Bupati H Syahrul M Pasaribu SH diwakili Kepala Badan Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Baduaman Siregar melepas mahasiswa tersebut dari halaman SMK Pertanian Pembangunan Tapsel, di Padangmatinggi, Kota Padangsidimpuan, Rabu.
Turut menyaksikan wakil ketua STPP Medan, Nurliana Harahap,SP.MSi, Kepala Sekolah SMK Pertanian Pembangunan Tapsel, Nismawati Tambunan, SP.
Dalam baktinya mahasiswa yang disebar dibagi di wilayah kecamatan Batang Toru, Batang Angkola, Marancar, Sipirok dan Kecamatan Arse akan memakan waktu 3 bulan kedepan hingga pertengahan Agustus 2016.
Dalam sambutannya, Bupati melalui Kepala BP2KP, Baduaman berharap kepada Mahasiswa STPP untuk menginplementasikan teori ilmu yang didapat di kampus dalam rangka peningkatan swasembada pangan di Tapsel umumnya.
Lebih lanjut dikatakan UPSUS merupakan salah satu wujud nyata dalam rangka mendukung program Presiden RI Jokowi dalam nawacita termasuk ketahanan pangan nasional disamping Tapsel swasembada pangan.
Dari 23 pendampingan UPSUS 2 diantaranya merupakan lulusan SMK PP Tapsel. Mereka akan beradaptasi dengan masyarakat petani khususnya kelompok tani.
Wakil Ketua STPP Medan, Nurliana Harahap, SP.MSi menekankan kepada seluruh mahasiswa semester 2 itu untuk dapat menjaga nama baik almamater di lokasi pendampingannya masing-masing.
Demikian halnya Kepala Sekolah SMK Pertanian Pembangunan Tapsel, Nismawati Tambunan, SP mengaku cukup bangga disebabkan 2 diantara mahasiswa tersebut berasal dari sekolah binaannya. Ada 3 alumni SMKPP Tapsel lainnya tetapi pendamping di Padangsidimpuan.
Foto: Mahasiswa STPP Medan foto bersama Kepala BP2KP Tapsel Ir H Baduaman Siregar MINUTE, Pembimbing STPP Medan, Nurliana Harahap,SP.MSi dan Kasek SMK Pertanian Pembangunan Tapsel, Nismawati Tambunan, SP sesaat hendak diberangkatkan dalam rangka pendampingan UPSUS PAJALE di wilayah Kecamatan Tapsel, Rabu.
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016
Secara resmi Bupati H Syahrul M Pasaribu SH diwakili Kepala Badan Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Baduaman Siregar melepas mahasiswa tersebut dari halaman SMK Pertanian Pembangunan Tapsel, di Padangmatinggi, Kota Padangsidimpuan, Rabu.
Turut menyaksikan wakil ketua STPP Medan, Nurliana Harahap,SP.MSi, Kepala Sekolah SMK Pertanian Pembangunan Tapsel, Nismawati Tambunan, SP.
Dalam baktinya mahasiswa yang disebar dibagi di wilayah kecamatan Batang Toru, Batang Angkola, Marancar, Sipirok dan Kecamatan Arse akan memakan waktu 3 bulan kedepan hingga pertengahan Agustus 2016.
Dalam sambutannya, Bupati melalui Kepala BP2KP, Baduaman berharap kepada Mahasiswa STPP untuk menginplementasikan teori ilmu yang didapat di kampus dalam rangka peningkatan swasembada pangan di Tapsel umumnya.
Lebih lanjut dikatakan UPSUS merupakan salah satu wujud nyata dalam rangka mendukung program Presiden RI Jokowi dalam nawacita termasuk ketahanan pangan nasional disamping Tapsel swasembada pangan.
Dari 23 pendampingan UPSUS 2 diantaranya merupakan lulusan SMK PP Tapsel. Mereka akan beradaptasi dengan masyarakat petani khususnya kelompok tani.
Wakil Ketua STPP Medan, Nurliana Harahap, SP.MSi menekankan kepada seluruh mahasiswa semester 2 itu untuk dapat menjaga nama baik almamater di lokasi pendampingannya masing-masing.
Demikian halnya Kepala Sekolah SMK Pertanian Pembangunan Tapsel, Nismawati Tambunan, SP mengaku cukup bangga disebabkan 2 diantara mahasiswa tersebut berasal dari sekolah binaannya. Ada 3 alumni SMKPP Tapsel lainnya tetapi pendamping di Padangsidimpuan.
Foto: Mahasiswa STPP Medan foto bersama Kepala BP2KP Tapsel Ir H Baduaman Siregar MINUTE, Pembimbing STPP Medan, Nurliana Harahap,SP.MSi dan Kasek SMK Pertanian Pembangunan Tapsel, Nismawati Tambunan, SP sesaat hendak diberangkatkan dalam rangka pendampingan UPSUS PAJALE di wilayah Kecamatan Tapsel, Rabu.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016