Medan (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menyalurkan bantuan sosial kepada anak penyandang disabilitas di Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara.
"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Desa Binaan Imigrasi sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk di Medan, Senin.
Ia mengatakan bantuan berupa perlengkapan belajar tersebut diserahkan kepada anak penyandang disabilitas yang sedang menjalani fisioterapi.
Lebih lanjut, Eko mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian serta dukungan moral kepada anak-anak dan keluarga yang mendampingi mereka.
"Selain menyerahkan bantuan, petugas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi dengan orang tua serta para pendamping peserta," katanya.
Ia mengatakan melalui dialog yang terjalin, Imigrasi Belawan berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat kehadirannya sebagai instansi yang dekat dan peduli terhadap warga di wilayah desa binaan.
Eko mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Imigrasi agar jajaran imigrasi tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan keimigrasian, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat.
"Program itu sejalan dengan arahan Dirjen Imigrasi bahwa Imigrasi tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan keimigrasian, tetapi juga turut berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat," ujarnya.
Eko menambahkan Imigrasi Belawan berkomitmen terus melaksanakan kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat secara berkelanjutan di wilayah Desa Binaan Imigrasi.
Selain itu, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat guna mendukung pelaksanaan program pembinaan masyarakat keimigrasian.
"Kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat penting untuk mendukung pelaksanaan program pembinaan masyarakat keimigrasian," kata Eko.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026