Tapanuli Selatan (ANTARA) - Ruas jalan yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Angkola Timur menuju Desa Barnang Koling, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, nyaris putus total akibat longsor yang dipicu hujan lebat.
Kepala Desa Barnang Koling Borkat Siregar di Sipirok yang menghubungi ANTARA, Kamis 21/5), mengatakan badan jalan amblas setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu malam.
“Hujan menyebabkan badan jalan menuju desa kami tidak bisa dilalui kendaraan, khususnya roda empat,” katanya.
Ia mengatakan badan jalan yang amblas memiliki kedalaman lebih dari 1,5 - 2 meter dengan panjang sekitar delapan meter. Kondisi tanah di sekitar lokasi juga masih labil dan berada di sisi jurang puluhan meter.
Akibat kerusakan itu, kata dia, aktivitas masyarakat keluar masuk desa yang dihuni ratusan kepala keluarga menjadi terganggu, terutama dalam mengangkut hasil pertanian untuk dijual ke pasar.
Menurut dia, seluruh hasil bumi yang biasanya diangkut menggunakan kendaraan roda empat kini terpaksa dilangsir menggunakan sepeda motor sehingga aktivitas ekonomi masyarakat ikut terdampak.
Borkat berharap Pemkab Tapsel dapat segera "membagusi" atau melakukan perbaikan agar kerusakan jalan tidak semakin parah.
“Apabila hujan deras kembali turun, kami khawatir badan jalan ini bisa putus total karena kondisi tanah labil berbatu dan bercampur pasir,” ujarnya.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026