Padang Lawas Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menargetkan kelompok tani di sembilan kecamatan sebagai sasaran penerima bantuan benih padi reguler dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia guna memperkuat ketahanan pangan daerah.
Wakil Bupati Paluta Basri Harahap secara simbolis menyerahkan bantuan benih padi tersebut kepada kelompok tani di halaman Kantor Bupati Padang Lawas Utara, Rabu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Paluta, Mery Susanti mengatakan total bantuan benih yang dialokasikan untuk daerah itu mencapai 100.875 kilogram dan diproyeksikan mampu menjangkau lahan pertanian seluas 4.035 hektare.
“Program bantuan benih unggul ini menyasar kelompok tani penerima manfaat yang tersebar di sembilan kecamatan,” katanya.
Ia menyebutkan sembilan kecamatan sasaran itu meliputi Kecamatan Padang Bolak, Padang Bolak Julu, Portibi, Hulu Sihapas, Batang Onang, Simangambat, Halongonan, Dolok dan Dolok Sigompulon.
Menurut dia, pada tahap awal pendistribusian dilakukan penyaluran sebanyak 24.000 kilogram benih padi untuk dua kecamatan.
Sebanyak 13.875 kilogram disalurkan kepada 18 kelompok tani di Kecamatan Padang Bolak, sedangkan 10.125 kilogram lainnya diberikan kepada 17 kelompok tani di Kecamatan Portibi.
“Sisa dropping sebanyak 76.875 kilogram akan direalisasikan secara bertahap ke tujuh kecamatan sasaran lainnya,” ujar Mery.
Wakil Bupati Padang Lawas Utara Basri Harahap mengatakan pemerintah daerah bersama Kementerian Pertanian terus berkomitmen mendampingi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Ia berharap bantuan benih padi berkualitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.
Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Asisten II Bangun Parlaungan, Kepala Dinas Pertanian Haholongan Siregar, pimpinan organisasi perangkat daerah dan penyuluh pertanian.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026