Medan (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya meminta Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) terus meningkatkan inovasi baru dan literasi masyarakat Sumut.
"Saya berharap perpustakaan mengembangkan inovasi baru, dan literasi berbasis sejarah lokal," ucap Surya usai meninjau fasilitas pelayanan publik dan tata kelola kearsipan daerah berjalan optimal di Disperpusip Provinsi Sumut, Selasa.
Kedua hal ini, lanjut Surya, sangat berguna untuk mengedukasi generasi muda, terutama tentang rekam jejak perkembangan Sumatera Utara.
Data Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Sumut pada 2025 menempati peringkat 10 secara nasional, dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat Sumut di posisi kesembilan nasional.
"Saya juga menginstruksikan agar koleksi literasi umum terus dilengkapi," tegas Surya didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumut Desni Maharani Saragih.
Wagub juga menekankan pentingnya mendokumentasikan seluruh rekam jejak kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
Termasuk, merangkum program kerja serta visi dan misi Gubernur Sumut dalam suatu buku khusus.
"Setiap program, visi, dan misi Gubernur harus dibukukan, dan dilengkapi di perpustakaan agar dapat dibaca dan diketahui seluruh masyarakat,” tegas Surya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumut Desni Maharani Saragih menyatakan, kesiapan pihaknya segera menindaklanjuti seluruh instruksi Wakil Gubernur Sumut Surya.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumut, kata dia, berkomitmen menata ulang dan meningkatkan sistem pengelolaan arsip maupun koleksi buku agar lebih rapi dan representatif.
Pihaknya juga melaporkan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumut terus aktif meningkatkan minat baca masyarakat hingga ke tingkat hilir.
"Salah satu langkah yang telah dilakukan, yakni mendistribusikan buku-buku bacaan secara merata ke berbagai perpustakaan sekolah di wilayah Sumut," tutur Desni.
Data Disperpusip Provinsi Sumut menyebutkan, saat ini tengah pengembangan bahan pustaka berupa pengadaan bahan bacaan digital di 14 titik baca dengan masing-masing 1.000 judul e-book.
Saat ini jtelah tersedia 14 titik baca digital, dan 16 pojok baca digital di berbagai daerah di Sumatera Utara, dan total lebih dari 200 judul buku yang dapat diakses masyarakat Sumut.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026