Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara mengintensifkan coaching clinic atau pelatihan penggunaan aplikasi sistem laporan ekstensifikasi data wajib pajak (Siledak) di seluruh kecamatan guna memperkuat transformasi digital pajak.

"Coaching clinic ini sebagai upaya mengimplementasikan sistem digital berjalan optimal hingga ke tingkat kecamatan," ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan Agha di Medan, Rabu.

Ia mengatakan, aplikasi yang dirancang sebagai terobosan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) tersebut menjadi keharusan jajaran untuk mengoptimalkan-nya.

Jajaran dilatih untuk mengenal fitur-fitur aplikasi, tata cara penggunaan, proses input data hingga penanganan berbagai kendala teknis.

Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan pendamping teknis secara langsung dari Bidang Pengembang dan Pengendalian Pajak Daerah dan Retribusi Daerah bersama dan Tim IT Bapenda Kota Medan.

"Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam meningkatkan kapasitas aparatur, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengelolaan pajak daerah yang lebih modern," ujarnya.

Pihaknya berharap aplikasi yang juga menjadi sarana integrasi dan komunikasi Bapenda dengan organisasi perangkat lainnya itu dapat dimanfaatkan dengan baik guna mendongkrak PAD.

"Melalui sosialisasi atau pelatihan ini, kami berharap Siledak semakin berjalan optimal di seluruh kecamatan," kata dia.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas sebelumnya meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk mengoptimalkan kinerja dalam mendongkrak PAD.

"Seluruh organisasi perangkat daerah mau pun jajaran hingga tingkat bawah untuk memaksimalkan potensi yang ada dalam meningkatkan pendapatan asli daerah tersebut," ujar Rico Waas.



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026