Medan (ANTARA) - Universitas Sumatera Utara (USU) terus berupaya memperkuat jejaring internasional dengan universitas dari berbagai negara sebagai salah satu upaya mewujudkan tekad menjadi universitas kelas dunia.

Rektor USU Prof Muryanto Amin di Medan, Kamis, mengatakan salah satu yang dilakukan untuk memperkuat jejaring internasional tersebut adalah dengan menjalin kerja sama dengan Chiang Rai Rajabhat University (CRRU), Thailand, sekaligus menandai babak baru kolaborasi kedua institusi khususnya dalam bidang pendidikan.

Kerja sama antara kedua pihak mencakup berbagai bidang keilmuan, termasuk sains, humaniora, studi budaya, dan teknologi informasi, yang akan diimplementasikan melalui program pertukaran mahasiswa dan staf, riset kolaboratif, serta pengembangan program bersama antarinstitusi.

"Kemitraan ini tidak berhenti hanya pada penandatanganan dokumen, melainkan berkembang menjadi pelaksanaan program-program yang nyata, berdampak, dan berkelanjutan," katanya.

Melalui MoU tersebut, lanjut dia, USU dapat terus memperkuat kapasitas institusi dan memperkaya perspektif akademik internasional.

Kolaborasi lintas negara ini, kata dia,  diharapkan tidak hanya menghasilkan kemajuan di bidang pendidikan dan riset, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan dan penguatan hubungan antarbangsa, khususnya antara Indonesia dan Thailand.

Sementara itu Presiden CRRU Assoc. Prof Pairoj Duangnakhon kesamaan visi antara CRRU dan USU, terutama dalam hal komitmen pengembangan komunitas lokal dan pengabdian masyarakat.

Penandatanganan MoU itu dinilai sebagai kelanjutan strategis dari hubungan akademik yang telah dirintis kuat sejak satu dekade lalu, yang kini diangkat ke tingkat kelembagaan.

"Secara aktif mendorong dan memfasilitasi kerja sama akademik di bidang-bidang seperti pendidikan keperawatan, penelitian bersama, pertukaran akademik, serta khususnya pengembangan kapasitas, sehingga kemitraan ini menghasilkan luaran yang bermakna dan nyata," katanya.

Dekan Fakultas Keperawatan USU Dr Dudut Tanjung memaparkan sinergi itu merefleksikan visi bersama dalam memajukan pendidikan keperawatan di tengah tantangan kesehatan global.

Ia menegaskan kemitraan ini dirancang agar tidak sekadar menjadi dokumen formalitas, melainkan akan segera ditindaklanjuti dengan implementasi program-program teknis yang konkret, berdampak, dan berkelanjutan.

"Berkontribusi pada peningkatan layanan kesehatan di negara masing-masing dan di tingkat global," katanya.



Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026