Medan (ANTARA) - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengatakan kontribusi daerah sangat signifikan terhadap perekonomian nasional.

"Karena itu, LPS terus berupaya meningkatkan literasi keuangan serta kepercayaan nasabah di Sumut," kata anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Penjaminan Polis Ferdinand D Purba usai menemui Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution di Kantor Gubernur Sumut, Jumat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut dia, Sumut tetap menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Pulau Sumatera.

Seperti tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara tercatat sebesar 4,53 persen year on year didorong oleh kenirja positif sektor transportasi dan pergudangan sebagai salah satu penggerak utama.

"Oleh karena itu, LPS terus mengedukasi generasi muda dan UMKM atas pengelolaan keuangan serta fungsi penjaminan simpanan, terutama mendorong wirausaha," kata Ferdinand.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan sektor riil di Sumut mendapat akses keuangan yang memadai guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Sektor ini merupakan tulang punggung perekonomian Sumatera Utara karena berperan penting, baik tingkat daerah maupun nasional," kata Bobby.

Sebab, menurut dia, sektor riil di wilayah Sumatera Utara didominasi perkebunan, seperti sawit, karet, kopi, dan kakao.

Kemudian, industri pengolahan seperti makanan/minuman dan logam, serta pertanian, seperti padi dan jagung.

Bobby mengatakan, pemerintah kini fokus pada hilirisasi produk unggulan, peningkatan daya saing industri kecil dan menengah, serta pengembangan koperasi sektor riil guna meningkatkan nilai tambah komoditas daerah.

"Kami berharap pemerintah pusat juga melibatkan bank pemerintah daerah dalam mendukung seluruh program pemerintah pusat dalam hal pembiayaan," katanya menjelaskan.

Ia juga menyebutkan, seperti pelaksanaan program penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi, dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Dukungan sektor riil ini, juga telah kami sampaikan sebelumnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Sumut beberapa waktu lalu," kata Bobby.

 

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026