Medan (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memperkuat komitmen mendukung ekonomi hijau melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) konversi motor listrik bagi guru SMK di Kota Medan.
Program ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pendidikan dan energi dalam mendorong transisi menuju masa depan berkelanjutan.
General Manager PLN UID Sumatera Utara di Medan, Rabu, Mundhakir mengatakan program konversi motor listrik tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya:
TPB 4: Pendidikan Berkualitas
TPB 7: Energi Bersih dan Terjangkau
TPB 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
TPB 13: Penanganan Perubahan Iklim
“Melalui program ini, PLN tidak hanya menyediakan energi, tetapi juga menyalakan semangat perubahan. Kami ingin melahirkan generasi terampil di bidang teknologi hijau sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program ini merupakan wujud penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam bisnis PLN. Dari sisi lingkungan, program konversi motor listrik berkontribusi mengurangi emisi karbon dan mempercepat penggunaan energi hijau menuju Net Zero Emission 2060.
Dari sisi sosial, PLN memberdayakan guru SMK sebagai trainer of trainers yang akan melatih siswa serta mengembangkan bengkel konversi listrik di sekolah. Adapun dari aspek tata kelola (governance), kegiatan ini dilaksanakan sesuai standar keselamatan, perizinan resmi, dan sertifikasi kompetensi pemerintah.
“Ke depan, kami menargetkan terbentuknya bengkel listrik percontohan di berbagai SMK," katanya.
