Medan (ANTARA) - UIN Sumatera Utara Medan mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Agama sebagai salah satu PTKIN yang ditunjuk untuk menyelenggarakan serangkaian seminar internasional dalam rangka meneguhkan peran Indonesia dan kepemimpinan Pak Prabowo dalam menciptakan perdamaian global.
Tiga UIN lainnya Adalah UIN Alauddin Makasar, UIN Jakarta dan UIN Surabaya. Khsusu UIN SU Medan, tema yang dipilih Adalah, “ Reading the Geopolitical Direction of President Prabowo: Revitalizing the Role of the Malay-Islamic World in the New Global Order.
Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 24 November 2025 di Gelanggang Mahasiswa UIN Sumatera Utara Medan.
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati dalam kesempatan wawancara, mengatakan seminar itu penting mengingat signifikansinya peran Indonesia dalam menciptakan global peace.
Menurutnya pidato Presiden Prabowo pada Sidang PBB yang lalu menegaskan komitmen dan perhatian Indonesia yang besar dan tegas terhadap Kemerdekaan dan Pembebasan Palestina khususnya dan perdamaian dunia pada umumnya.
Selanjutnya menurut Prof. Nurhayati, Dunia Melayu Islam yang meliputi negara-negara Asia dengan populasi Muslim terbesar di dunia, terutama Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, serta komunitas muslim yang signifikan di Singapura dan Thailand Selatan, sesungguhnya adalah kekuatan strategis yang dapat berkontribusi lebih besar buat peradaban global yang lebih damai dan harmonis.
Dunia melayu mengandung potensi diplomasi yang sangat besar jika dikelola dan dimanfaatkan dengan baik. Disamping kekuatan sumber daya manusia, alam dan modal Sejarah yang cukup besar. Dalam konteks inilah Kepemimpinan Pak Prabowo menjadi sangat penting untuk memastikan Dunia Melayu Islam dapat berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia.
Prof. Nurhayati menegaskan, Secara jujur peran Indonesia dengan jumlah populasi muslim terbesar dikawasan dunia melayu menjadi sangat signifikan jika dapat dikapitalisasi sebagai daya tawar untuk perdamaian dunia. Dan Pak Prabowo sangat diharapkan untuk memainkan peran penting tersebut dan dapat memegang kepemimpinan dunia melayu Islam.
Selanjutnya menurut keterangan Ketua Panitia Azhari Akmal Tarigan selaku Wakil Rektor BIdang Akademik yang didampingi oleh M. Abrar Daud Faza dan Ibn Sta’dan sebagai Wakil Rektor II dan Kabiro AUPK menambahkan Nara sumber Utama Adalah Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. (Menteri Agama RI) dan Bapak Sugiono (Menteri Luar Negeri) yang saat ini dalam konfirmasi.
Kedua pembicara kunci ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang jernih tentang peran kepemimpinan Indonesia khususnya Pak Prabowo dalam konteks dunia Melayu Islam. Di samping itu, beberapa narasumber dari luar negeri juga telah diundang di antaranya Dr Laurent Metzger dari La Rochelle University Prancis, Prof Dr Sher Banu A.Latiff Khan National University of Singapore, Singapore, Prof Dr Tatiana Denisova, University of Technology Malaysia, Malaysia, Prof. Dr. Narrong Hassanee, Fatony University, Thailand.
Sedangkan dari Indonesia di samping Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, turut tampil sebagai naras umber Said Aldi Al Idrus yang juga merupakan President of Dunia Melayu Dunia Islam.
Seminar dan Konfrensi Internasional yang akan dihadiri lebih kurag 1000 peserta dari berbagai Kalangan, akademisi Dunia Melayu Islam, Organisasi-organisasi kemasyarakatan, tokoh-tokoh adat dan mahasiswa juga merupakan rangkaian dari kegiatan Dise Natalis UINSU Medan yang ke 52.
