Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan bahwa tata kelola keuangan publik harus mengutamakan transparansi karena menyangkut kepercayaan masyarakat.
"Tata kelola keuangan publik bukan sekadar soal angka dan laporan, melainkan menyangkut kepercayaan masyarakat," ujar Rico pada kegiatan Entri Meeting Serentak Tim Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Sumut Semester II Tahun 2025, di Medan, Selasa.
Menurut dia, masyarakat berhak mengetahui setiap rupiah yang dikelola pemerintah dalam menjalankan roda kepemerintahan.
Oleh karena itu, kata dia, kegiatan entry meeting yang dilakukan BPK RI merupakan agenda sebagai pengingat bagi pemerintah dalam mengelola keuangan daerah sebaik mungkin.
Rico menilai kegiatan entry meeting bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal yang penting dalam proses pemeriksaan pengelolaan keuangan daerah.
Menurut dia, kehadiran BPK bagian dari mekanisme checks and balances sekaligus sarana memastikan pengelolaan keuangan daerah sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas
“Oleh karena itu kami memandang pemeriksaan BPK sebagai sebuah kesempatan, bukan sebuah beban. Pemeriksaan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk mengarahkan, mengingatkan, dan memperbaiki," kata dia.
Dalam kesempatan itu, dia menegaskan bahwa pemerintah kota setempat berkomitmen untuk memberikan akses seluas-luasnya kepada tim pemeriksa terhadap dokumen, data, maupun informasi yang dibutuhkan, serta mendampingi secara proaktif seluruh proses pemeriksaan.
“Kami menyambut kehadiran tim pemeriksa BPK dengan tangan terbuka dan pikiran terbuka,” sebut dia.
Dia menegaskan bahwa pemerintah yang dipimpinnya bakal menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK secara cepat, tepat dan tuntas .
"Sinergi dengan BPK diharapkan dapat melahirkan praktik tata kelola keuangan daerah yang semakin transparan dan pada akhirnya memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Rico juga berharap tim pemeriksa BPK untuk membuka dialog intensif dengan jajaran Pemkot Medan, memberikan pendampingan edukatif, sekaligus mendorong akselerasi perbaikan.
“BPK adalah mitra strategis yang membantu kami memahami standar-standar pengelolaan keuangan dengan lebih baik. Setiap rekomendasi akan menjadi prioritas tindak lanjut kami. Kami ingin Kota Medan menjadi contoh daerah yang disiplin dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan publik," ujarnya.
