Medan (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan pasokan listrik pada ajang pencak silat internasional di Gedung Serba Guna (GSG) Jalan Pancing Medan, tetap terjaga.
"PLN fokus menghadirkan listrik yang andal dan berkualitas, guna mendukung kejuaraan internasional itu tanpa kendala," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Ahmad Syauki di Medan, Senin.
Oleh karena itu, Ahmad mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak sebanyak 37 petugas yang bersiaga di seputar arena pencak silat tersebut.
Selain itu, PLN telah menyiapkan pengamanan kelistrikan berlapis terdiri dari satu penyulang utama dan dua penyulang cadangan (backup).
"Ditambah dengan lima unit genset berkapasitas 100 kVA dan 150 kVA, 3 unit UPS berkapasitas 100 kVA, serta 3 unit UGB berkapasitas 400 kVA dan 630 kVA," ucap dia.
Ahmad mengatakan kejuaraan yang diikuti oleh kontingen dari 20 negara dan 34 provinsi di Indonesia itu, membutuhkan kesiapan infrastruktur pendukung yang prima, khususnya pada aspek kelistrikan.
"Kami berkomitmen memastikan kelistrikan berjalan optimal, termasuk untuk hotel dan rumah sakit tempat menginap serta medis para kontingen," ucap dia.
Ia menambahkan, langkah pengamanan itu dilakukan sebagai bagian dari "zero down time operation" untuk memastikan setiap rangkaian acara, mulai dari pembukaan, pertandingan, hingga penutupan dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan kelistrikan.
“Kami berharap ajang itu tidak hanya sukses secara teknis dan operasional, tapi mampu menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata Sumatera Utara ke tingkat global,” katanya.
Ajang 3rd International Indonesia Pencak Silat Open Championship 2025 itu diikuti oleh 3.265 peserta dari 20 negara dan berlangsung dari 4 hingga 10 Agustus 2025.
