Medan (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara melakukan sertifikasi kepada 333 pegawai sepanjang tahun 2024 untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui peningkatan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) perkeretaapian.
Vice President KAI Sumut, Sofan Hidayah di Medan, Jumat, mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk menyiapkan SDM yang tersertifikasi dan kompeten demi mewujudkan perjalanan keret api yang aman, nyaman, semakin singkat dan tepat waktu, serta ramah lingkungan.
Hal itu sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung keberlanjutan transportasi untuk masa depan.
"Dalam hal peningkatan profesionalisme SDM perkeretaapian, kami telah melakukan sertifikasi 333 pegawai sepanjang tahun 2024.Jumlah ini mencapai 236 persen dari target program awal sebanyak 141 pegawai," katanya.
Sertifikasi diwajibkan bagi profesi strategis seperti masinis, asisten masinis, pengatur perjalanan kereta api (PPKA), pengendali kereta api (PPKP), pemeriksa dan perawatan sarana kereta api, serta penjaga jalan lintasan (PJL).
Pegawai yang bekerja di bidang tersebut wajib sudah tersertifikasi. Pegawai yang belum memiliki sertifikat kompetensi tidak diizinkan melaksanakan tugas di bidang tersebut.
Pegawai yang telah tersertifikasi dan dianggap kompeten untuk berdinas akan memiliki tanda pengenal atau tanda lulus sertifikasi (smart card) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub.
Sertifikasi ini merupakan pengakuan atas kompetensi pegawai yang mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan.
Selain memastikan kredibilitas, langkah ini menjadi upaya KAI dalam meminimalkan risiko perjalanan akibat 'human error".
"Untuk tahun 2025, KAI Sumut menargetkan sertifikasi sebanyak 216 pegawai di bidang operasional, sarana dan prasarana," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KAI Sumut sertifikasi 333 pegawai pada 2024 tingkatkan mutu layanan