"Kami sudah koordinasi dan menjumpai PUPR provinsi untuk penanganan sementara. Setelah semua prosedur dilaksanakan kemudian dikirimkan alat berat," jelasnya.
Lebih lanjut disampaikannya, pihaknya bersama dengan beberapa instansi terkait sebelumnya juga sudah menyurve lokasi tanggul yang jebol itu.
Dari hasil survei yang dilakukan tersebut, kata Elpi bahwa kondisi tersebut belum merupakan kondisi tanggap darurat sehingga penanganannya tidak bisa langsung ditangani dengan prosedur tanggap darurat.
"Oleh sebab itu kami mencari mekanisme prosedur yang lain mengingat anggaran rutin bidang PSDA PUPR Madina sudah tidak ada lagi," jelasnya.
Pewarta: HolikEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026