Medan (ANTARA) - Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan kinerja badan yang dipimpinnya sudah berjalan sesuai trek tetapi masih perlu dioptimalkan agar lebih maksimal dalam melayani masyarakat.
"Jadi kami berharap tidak ada perubahan di tengah jalan," ujar Ali dalam konferensi pers "Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan tahun 2022" yang diikuti secara daring di Medan, Selasa.
Menurut Ali Ghufron, BPJS Kesehatan kini terbukti mampu menampilkan performa positif, padahal pada 2020 Dana Jaminan Sosial (DJS) masih mengalami defisit Rp5,69 triliun.
Ia mengatakan pada tahun 2021, DJS mulai surplus Rp38,76 triliun dan tahun 2022, surplus tersebut melonjak menjadi Rp56,51 triliun.
Ali menyebutkan situasi bagus tersebut tidak lepas dari konsep BPJS Kesehatan yaitu gotong royong atau iuran dari masyarakat.
Pewarta: Michael SiahaanEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.