Menurutnya, minyak makan merah yang diolah dari minyak sawit, mengandung komposisi asam lemak yang seimbang dan fitonutrien seperti provitamin A, vitamin E, Squalene, Fitosterol, Ubiquinone dan Lycopene yang sangat bermanfaat untuk kesehatan, terutama untuk mencegah stunting 

Proses fisis konvensional untuk rafinasi minyak sawit seringkali mengabaikan dan menghilangkan kandungan nutrisi minyak sawit. Sehingga PPKS berinovasi dengan merekonfigurasi dan menghasilkan teknologi berupa proses produksi minyak makan merah. 

“Sehingga petani melalui koperasi, bisa menghasilkan minyak makan berkualitas tinggi dengan peralatan sederhana,” sebutnya.

Ia berharap kepada pemangku kebijakan terkait untuk berkolaborasi dalam menyukseskan pilot Program Nasional Kemenkop UKM RI tersebut. 

“Pak Kadiskop UKM Sumut Suherman juga terus menggaungkan pentingnya kolaborasi ini," katanya. 

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026