Medan (ANTARA) - Setelah sukses meraih pasar dengan varian black forest, pandan durian markisa keju dan red velvet, Bolu Stim Menara menghadirkan rasa mocca.
"Bukan sekadar inspirasi manajemen, namun menghadirkan varian baru, rasa mocca itu juga mengacu pada hasil survei pasar pada konsumen," ujar Senior Brand Manager Agrinesia Raya, Nurul Akbar di Medan, Minggu.
Dia mengatakan itu, pada peluncuran Bolu Stim Menara varian mocca yang diramaikan dengan kehadiran Mak Beti, konten kreator.
Kehadiran Mak Beti, membuat acara peluncuran Bolu Menara Stim berlangsung meriah dan juga mendorong tingkat pembelian bolu rasa mocca itu.
Ratusan bolu mocca itu terjual habis hanya dalam beberapa waktu.
"Sejak diperkenalkan mulai 3 September, bolu mocca terjual ribuan kotak. Hasil survei ternyata benar, rasa mocca disukai," katanya.
Pada 3-4 September, Bolu Stim Menara memberikan potongan harga Rp10. 000.000 per kotak setiap pembelian varian mocca.
Dari survei ke konsumen, ujar Nurul Akbar, 48 persen menyukai rasa mocca dan menilai Bolu Stim Menara perlu menyediakan rasa itu.
Rasa mocca yang terasa pada semua elemen Bolu iru, mulai di krim yang melapisi topping meises hingga isiannya, kata dia, membuat Bolu Stim Menara itu tetap beda dengan produk yang dihasilkan kompetitor.
Dia menyebutkan, meski konsumen terus bertambah, Bolu Stim Menara, tetap mengutamakan kualitas dan rasanya.
Semua produk diproduksi di Medan dengan memenuhi standar internasional dan tentunya peraturan keamanan pangan nasional...
Sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah ada sejak awal.
"Meski sudah semakin banyak jumlah konsumen, Bolu Stim Menara tetap merasa perlu promosi," katanya.
Promosi mulai dari menghadirkan konten kreator, juga dilakukan dengan membagi bolu untuk penumpang CItilinjk Jakarta-Medan-Jakarta.
Bolu Menara Stim juga dijual dengan aplikasi pesan antaronline.
"Tapi yang pasti kualitas tetap terjamin," katanya.