• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Selasa, 17 Februari 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • Jasamarga: Pengguna 2 tol di Sumut meningkat jelang Imlek 2026

        Jasamarga: Pengguna 2 tol di Sumut meningkat jelang Imlek 2026

        Senin, 16 Februari 2026 14:01

        Harga emas batangan Antam turun Rp14.000 jadi Rp2,94 juta per gram

        Harga emas batangan Antam turun Rp14.000 jadi Rp2,94 juta per gram

        Senin, 16 Februari 2026 13:47

        Emas UBS Rp2,998 juta/gr dan Galeri24 Rp2,981 juta/gr di Minggu pagi

        Emas UBS Rp2,998 juta/gr dan Galeri24 Rp2,981 juta/gr di Minggu pagi

        Minggu, 15 Februari 2026 13:43

        Harga emas Antam Sabtu pagi naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram

        Harga emas Antam Sabtu pagi naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram

        Sabtu, 14 Februari 2026 12:03

        PLN Sumut beri sambungan listrik gratis 50 rumah tangga prasejahtera

        PLN Sumut beri sambungan listrik gratis 50 rumah tangga prasejahtera

        Sabtu, 14 Februari 2026 9:56

    • Hukum dan Kriminal
      • Kemenkum Sumut laksanakan uji kompetensi jabatan fungsional bidang manajemen ASN

        Kemenkum Sumut laksanakan uji kompetensi jabatan fungsional bidang manajemen ASN

        Jumat, 13 Februari 2026 16:17

        Kemenkum Sumut koordinasi ke DJKI percepat merek kolektif KDMP

        Kemenkum Sumut koordinasi ke DJKI percepat merek kolektif KDMP

        Jumat, 13 Februari 2026 15:53

        Satgas Pangan Polda Sumut pastikan stok ayam aman jelang Ramadhan-Idul Fitri

        Satgas Pangan Polda Sumut pastikan stok ayam aman jelang Ramadhan-Idul Fitri

        Jumat, 13 Februari 2026 15:32

        Kemenkum Sumut ikuti lokakarya KUHP dan KUHAP Baru Tahun 2026 di UGM

        Kemenkum Sumut ikuti lokakarya KUHP dan KUHAP Baru Tahun 2026 di UGM

        Jumat, 13 Februari 2026 14:35

        Kemenkum Sumut optimalkan aplikasi IRH bersama TSN dari BPHN

        Kemenkum Sumut optimalkan aplikasi IRH bersama TSN dari BPHN

        Jumat, 13 Februari 2026 12:26

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Jumat, 6 Februari 2026 9:15

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Selasa, 30 Desember 2025 17:01

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Selasa, 16 Desember 2025 14:38

      • Peristiwa
        • PNM raih tiga penghargaan PR Indonesia Awards 2026

          PNM raih tiga penghargaan PR Indonesia Awards 2026

          Senin, 16 Februari 2026 14:11

          Gunung Semeru kembali erupsi dengan luncuran awan panas sejauh 6 km

          Gunung Semeru kembali erupsi dengan luncuran awan panas sejauh 6 km

          Sabtu, 14 Februari 2026 9:54

          Indonesia percepat penerapan karbon biru untuk transisi iklim

          Indonesia percepat penerapan karbon biru untuk transisi iklim

          Jumat, 13 Februari 2026 16:09

          BMKG: Sebagian besar  wilayah Indonesia hujan ringan pada Jumat

          BMKG: Sebagian besar wilayah Indonesia hujan ringan pada Jumat

          Jumat, 13 Februari 2026 8:58

          Emas Antam turun Rp7.000 Rabu pagi ke angka Rp2,947 juta per gram

          Emas Antam turun Rp7.000 Rabu pagi ke angka Rp2,947 juta per gram

          Rabu, 11 Februari 2026 9:33

      • Cuaca
        • Mendikdasmen: Program MBG merupakan investasi masa depan Indonesia

          Mendikdasmen: Program MBG merupakan investasi masa depan Indonesia

          Selasa, 17 Februari 2026 9:24

          PMI Sumut layani warga pascabencana banjir di Tapanuli Selatan

          PMI Sumut layani warga pascabencana banjir di Tapanuli Selatan

          Minggu, 8 Februari 2026 0:34

          Kemenkum Sumut sokong Koperasi Merah Putih daftarkan merek kolektif

          Kemenkum Sumut sokong Koperasi Merah Putih daftarkan merek kolektif

          Jumat, 6 Februari 2026 10:26

          Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 19:33

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 11:06

      • Foto
        • Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

          Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

          Sabtu, 14 Februari 2026 18:45

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Senin, 26 Januari 2026 16:18

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Rabu, 14 Januari 2026 11:29

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Senin, 12 Januari 2026 11:49

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Rabu, 24 Desember 2025 18:59

      • Video
        • Pantau kepatuhan prajurit, Kodam I/BB gelar Gaktib dan Yustisi 2026

          Pantau kepatuhan prajurit, Kodam I/BB gelar Gaktib dan Yustisi 2026

          Jumat, 13 Februari 2026 21:35

          Hasil sidak Satgas Pangan Polda Sumut di pabrik pengolahan daging ayam

          Hasil sidak Satgas Pangan Polda Sumut di pabrik pengolahan daging ayam

          Jumat, 13 Februari 2026 18:05

          DPR pastikan relaksasi jadi prioritas bagi pemulihan UMKM pascabencana

          DPR pastikan relaksasi jadi prioritas bagi pemulihan UMKM pascabencana

          Kamis, 12 Februari 2026 21:15

          Wamenperin di kampus ITSI: Hilirisasi sawit dicanangkan oleh Presiden

          Wamenperin di kampus ITSI: Hilirisasi sawit dicanangkan oleh Presiden

          Rabu, 11 Februari 2026 21:53

          DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          Kamis, 5 Februari 2026 21:27

      Antisipasi Kinerja ASN Atas Mereka Yang Disebut Generasi Milenial

      Kamis, 17 Desember 2020 15:05 WIB 4611

      Antisipasi Kinerja ASN Atas Mereka Yang Disebut Generasi Milenial

      Elias K. Sinaga (ANTARA/HO)

      Sipirok (ANTARA) - Tidak lama lagi Indonesia akan memasuki situasi yang disebut bonus demografi. Bonus demografi merupakan situasi dimana rasio jumlah angkatan kerja berada pada kisaran dua kali lipat dari jumlah usia non-produktif dimana hal ini merupakan fenomena penambahan jumlah penduduk usia kerja yang membawa
      keuntungan bagi perekonomian.

      Generasi milenial merupakan angkatan kerja yang berada pada puncak bonus demografi tersebut. Generasi ini akan menyerbu dunia kerja dalam jumlah besar menggantikan generasi sebelumnya, yaitu generasi baby boomers dan generasi X.

      Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada bulan Maret tahun 2020, angkatan kerja di Indonesia yang berusia 15 tahun keatas telah mencapai 140 juta orang.

      Dari jumlah angkatan kerja tersebut, Generasi Millenial sudah mendominasi angkatan kerja yang ada yaitu sebanyak 36.42% atau 51 juta orang, Generasi X berjumlah sekitar 44 juta orang, sedangkan Baby Boomer jumlahnya paling rendah, sekitar 24 juta orang.

      Generasi milenial akan menjadi penerus dan penentu arah bangsa ini dimasa yang akan datang. Tentu saja mereka akan menjadi pelaku utama di sektor-sektor penting, baik sektor perekonomian, maupun pemerintahan.

      Di sektor pemerintahan, telah banyak generasi milenial yang mengambil peran penting dan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka menjadi ujung tombak dalam menyukseskan program pemerintah, dalam hal ini kinerja mereka akan menentukan kualitas pelayanan pemerintah terhadap masyarakat Indonesia.

      Akan tetapi dalam suatu instansi pemerintah, generasi milenial ini akan berinteraksi dengan ASN lain yang berbeda generasi. Perbedaan generasi ini sedikit banyak akan mempengaruhi cara berinteraksi, dan cara kerja dalam instansi tersebut.

      Setiap generasi tentunya memiliki karakteristik tersendiri yang membentuk pola pikir dan kepribadian mereka. Perbedaan ini kemungkinan akan menimbulkan beberapa persoalan yang dapat mempengaruhi kinerja dan kepuasan kerja generasi milenial.

      Oleh sebab itu, dapat dipastikan terdapat permasalahan yang timbul dalam mengantisipasi kinerja para generasi milenial yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

      Perbedaan karakteristik antara Generasi Milenial dengan Generasi X dan Baby Boomer harus dapat diantisipasi oleh pemerintah selaku pemberi kerja.

      Pemerintah sebagai harus dapat mengidentifikasi dan mengantisipasi persoalan apa saja yang akan dihadapi generasi milenial ketika bekerja sebagai ASN dengan memberikan tindakan nyata dalam mengatasi permasalahan yang dapat menghambat peningkatan kinerja para Generasi Milenial yang berprofesi sebagai ASN.

      Karakteristik Generasi Milenial

      Generasi milenial adalah generasi yang lahir tahun 1980 ke atas. Generasi ini disebut milenial karena kedekatan mereka pada era millennium dan dibesarkan pada era digital.

      Generasi milenial memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi dibanding generasi sebelum mereka pada usia yang sama. Kepercayaan diri ini diwujudkan dalam bentuk optimisme. Mereka tidak mudah menyerah untuk menyelesaikan suatu masalah.

      Sebab, mereka punya banyak instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk mencari solusi, salah satunya adalah teknologi.

      Generasi Milenial lahir diera digital. Hal ini memunculkan anggapan bahwa generasi milenial sangat menguasai teknologi. Mereka juga tumbuh dan berkembang bersamaan dengan perkembangan teknologi dan informasi.

      Kondisi tersebut sangat relevan dengan realita saat ini bahwa hampir setiap instansi swasta maupun pemerintah bersandar pada teknologi dan informasi.
      Kedekatan mereka dengan teknologi menumbuhkan keyakinan bahwa mereka layak dipertimbangkan untuk posisi kepemimpinan di tempat kerja.

      Generasi Milenial selalu ingin diandalkan baik sebagai individu ataupun organisasi. Mereka memiliki hasrat yang tinggi terhadap keberhasilan organisasi.
      Generasi milenial lebih bersedia untuk melakukan upaya ekstra untuk membantu organisasi berhasil dibanding generasi sebelumnya.

      Mereka juga memiliki tanggung jawab yang tinggi terhadap tugas yang diberikan dan selalu fokus pada pencapaian tujuan. Milenial lebih menikmati bekerja dalam tim dan lebih toleran dibanding generasi sebelumnya.

      Sistem belajar yang lebih menekankan pada kerja sama seperti kelompok belajar, tim olah raga, menciptakan nilai-nilai positif dalam diri milenial dan diyakini akan terbawa di dunia kerja.

      Generasi milenial juga senang mengemukakan ide dan gagasan. Mereka selalu ingin didengar dan ikut dalam pengambilan keputusan. Mereka suka dengan pemimpin yang penuh dengan inovasi dan inspiratif.

      Hal ini berkaitan dengan hasrat mereka yang ingin terus berkembang, sehingga mereka butuh seorang panutan untuk itu.

      ASN Milenial Di Lingkungan Kerja

      Peningkatan kinerja merupakan isu yang sangat penting bagi setiap pegawai. Oleh karena itu, pengembangan sumber daya manusia menjadi perhatian penting bagi setiap instansi. Hal ini juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

      Kinerja merupakan hal utama yang harus terus ditingkatkan secara berkesinambungan.

      Demi mendorong peningkatan kinerja ASN, pemerintah melakukan berbagai upaya, termasuk mengadakan penilaian kinerja ASN yang berimplilkasi kepada tunjangan kinerja.

      Banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan kinerja pegawai. Disamping faktor kompensasi, faktor-faktor lain yang mempengaruhi peningkatan kinerja pegawai secara signifikan adalah faktor kepemimpinan dan budaya organisasi.

      Oleh karena itu, kualitas kepemimpinan dan budaya organisasi sangat penting untuk ditingkatkan. Kedua hal ini berkaitan dengan penciptaan lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif yang berujung pada peningkatan kinerja pegawai.

      Bagi ASN milenial, lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif sangat mendukung kinerja mereka. Lingkungan kerja selalu berhubungan dengan pimpinan, rekan kerja, dan fasilitas tempat bekerja.

      Pimpinan dan rekan kerja bisa jadi berasal dari generasi yang berbeda. Perbedaan generasi ini akan menimbulkan persoalan yang dapat berpengaruh pada kinerja ASN milenial.

      Aspek kepemimpinan Generasi milenial menyukai gaya kepemimpinan yang demokratis. Mereka senang mengemukakan ide dan berkontribusi pada hasil kerja tim. Mereka ingin didengarkan dan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

      Milenial juga suka dengan pemimpin yang inspiratif dan mau terlibat langsung dalam menyelesaikan pekerjaan dan bukan hanya memberikan perintah.

      Melihat karakteristik milenial dalam aspek kepemimpinan, maka bila dihubungkan dengan instansi pemerintah saat ini, hambatan-hambatan yang akan dihadapi ASN milenial dalam meningkatkan kinerjanya dapat diidentifikasi sebagai berikut :

      1. Gaya kepemimpinan yang buruk

      Kepemimpinan di instansi pemerintah saat ini sebagian besar masih diisi oleh Generasi X.

      Gaya kepemimpinan Generasi X cenderung bersifat otoriter. Hirarki kepemimpinan dalam organisasi juga sangat kental. Akibatnya, ide-ide dari bawahan jarang sampai kepada pucuk pimpinan.

      Kondisi ini sangat bertentangan dengan karakter ASN milenial. ASN milenial mempunyai hasrat untuk berkontribusi terhadap pengambilan keputusan.

      Apabila mereka tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, hal ini akan menurunkan semangat kerja mereka yang berujung pada penurunan kinerja.

      Hal ini dapat diantisipasi dengan beberapa tindakan yaitu dengan mengadakan pelatihan atau diklat kepemimpinan secara berkala, menetapkan indikator-indikator penilaian kepemimpinan yang mengarah pada kepemimpinan demokratis.

      Serta merubah kebiasaan mengambil keputusan sendiri dengan melakukan diskusi bersama rekan kerja secara berkala melalui media rapat, sharing season, capacity building dan kegiatan lain yang sejenis.

      2. Krisisnya pemimpin teladan

      ASN milenial membutuhkan pimpinan yang menginspirasi dan penuh inovasi. Saat ini sistem KKN dalam dunia birokrasi masih banyak terjadi.

      Dalam pemberian jabatan misalnya, pemilihan seorang pejabat sering kali didasarkan pada kedekatan pribadi, like & dislike atau bahkan hasil suap-menyuap.

      Pemimpin yang dihasilkan dengan cara seperti ini akan minim prestasi dan inovasi. Mereka tidak dapat dijadikan teladan oleh ASN milenial.

      Adapun cara yang dapat dilakukan untuk menghasilkan seorang pemimpin
      berkualitas adalah:

      • Menerapkan lelang jabatan dalam mencari seorang pimpinan instansi. Proses lelang jabatan melibatkan penilai independen untuk menghindari kecurangan dan diawasi dengan ketat.

      • Merumuskan suatu aturan, lelang jabatan hanya dapat diikuti oleh ASN dengan
      kinerja terbaik.

      3. Kesenjangan usia

      Kesenjangan usia antara ASN milenial dengan generasi sebelumnya menjadi hambatan bagi ASN milenial untuk berkontribusi pada pengambilan keputusan.

      Pimpinan yang lebih tua cenderung menganggap remeh bawahannya yang masih muda. Dalam hal ini pimpinan masih menganggap bahwa mereka masih belum matang dan tidak memiliki pengalaman, sehingga ide-ide mereka cenderung diabaikan.

      Selain itu, perbedaan usia juga dapat menumbuhkan perasaan segan dalam diri ASN milenial. Meskipun dia ingin bekontribusi dan memiliki ide yang lebih baik, namun dia tidak menyampaikannya karena rasa enggan.

      Cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan kesenjangan usia
      ini antara lain dengan cara :

      a. Menciptakan wadah berkumpul bersama antar pegawai, misalnya rekreasi bersama sekaligus menjadi kegiatan Capacity Building, melaksanakan kegiatan olah raga bersama.

      Merubah kebiasaan rapat atau kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM) yang kaku menjadi bersifat santai dan akrab tanpa mengurangi maksud dan tujuan rapat dan kegiatan lain yang memupuk keakraban dan saling mengenal sifat dan karakter sesama rekan kerja.

      b. Pimpinan secara probadi dapat bersikap pro aktif mendekatkan diri dengan mereka para milenial untuk membangun hubungan yang akrab namun bersikap tegas dalam hal kedinasan.

      4. Disiplin ASN yang buruk

      Masih banyak ASN yang tingkat disiplinnya sangat rendah. Bahkan hampir di setiap instansi pemerintah kita akan menemukan ASN tidak disiplin. ASN yang berkeliaran di luar kantor pada saat jam kerja masih sering dijumpai.

      Banyak juga ASN yang datang terlambat dan pulang sebelum waktunya. Hal ini mencerminkan budaya kerja yang sangat buruk.

      Bagi milenial, budaya kerja seperti ini tidak mendukung semangat mereka dalam meningkatkan kinerja. Kebiasaan dari pegawai-pegawai lama yang merupakan generasi sebelumnya dapat merusak pola pikir mereka.

      Bekerja di lingkungan seperti ini pada akhirnya akan menyebabkan ASN milenial akan mengikuti budaya kerja yang buruk.

      Disiplin yang buruk setidaknya dapat diantisipasi dengan cara :

      • Menggunakan mesin absen digital untuk seluruh instansi pemerintah.
      • Memberikan sanksi berat terhadap pelanggaran disiplin dalam instansi.
      • Melakukan pengawasan melekat oleh pimpinan terhadap bawahannya dengan turun ke bawah meninjau secara langsung pelayanan yang dilakukan ASN.

      5. Bekerja tidak sesuai SOP

      Pelanggaran terhadap SOP masih banyak ditemukan di instansi pemerintah. Bahkan ASN yang tidak memahami peraturan dalam instansinya masih dapat ditemukan. Akibatnya, banyak ASN yang berkerja tidak sesua SOP yang ditetapkan.

      Kesalahpahaman dan ketidaktahuan terhadap aturan instansi menyebabkan ASN tidak maksimal dalam memberikan pelayanan.

      Keadaan seperti ini dapat diatasi dengan memberikan sanksi tegas atas setiap pelanggaran SOP yang dilakukan, memberikan sosialisasi tentang pentingnya menerapkan SOP dalam setiap pelayanan, serat melakukan pengawasan yang berkesinambungan atas proses kerja yang dilakukan.

      Budaya organisasi tercipta dari penegakan aturan organisasi yang dilakukan secara tegas dan konsisten. Apabila penegakan aturan dalam suatu organisasi lemah, maka budaya organisasi di instansi tersebut juga lemah.

      Milenial menyukai budaya organisasi dengan beberapa aturan untuk membimbing mereka dalam pengambilan keputusan.

      Oleh karena itu, budaya organisasi harus mencerminkan aturan dalam organisasi tersebut. Budaya organisasi yang menyimpang dari aturan organisasi memberikan dampak buruk bagi ASN milenial.

      Budaya organisasi adalah guide bagi milenial. Budaya organisasi yang menyimpang menyebabkan ASN milenial melakukan kesalahan-kesalahan dalam mengambil keputusan yang berdampak pada penurunan kinerja.

      Pemerintah diharapkan memperhatikan kualitas kepemimpinan pada setiap instansi di lingkungan pemerintahan. Sangat perlu diadakan survey indeks kepemimpinan di setiap instansi pemerintah, sehingga dapat dilakukan perbaikan yang diperlukan.

      Penegakan kedisiplinan ASN juga harus menjadi perhatian utama pemerintah. Hal ini bertujuan untuk membangun budaya organisasi yang berkualitas berlandaskan peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan.

      *) Penulis adalah Kepala Seksi Bank KPPN Padang Sidempuan

      Pewarta: Elias K. Sinaga *)
      Editor : Juraidi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Wabup Atika monitoring Korve ASN, tekankan budaya disiplin dan kebersihan

      Wabup Atika monitoring Korve ASN, tekankan budaya disiplin dan kebersihan

      13 Februari 2026 21:40

      Kemenkum Sumut laksanakan uji kompetensi jabatan fungsional bidang manajemen ASN

      Kemenkum Sumut laksanakan uji kompetensi jabatan fungsional bidang manajemen ASN

      13 Februari 2026 16:17

      ASN Dinas Kominfo Pematangsiantar tandatangani perjanjian kinerja

      ASN Dinas Kominfo Pematangsiantar tandatangani perjanjian kinerja

      12 Februari 2026 18:32

      Dukung program ASRI, ASN Pemkab Simalungun bersih-bersih lingkungan kerja

      Dukung program ASRI, ASN Pemkab Simalungun bersih-bersih lingkungan kerja

      9 Februari 2026 18:28

      Pemkot Medan cabut program "One Day No Car" bagi ASN

      Pemkot Medan cabut program "One Day No Car" bagi ASN

      20 Januari 2026 20:59

      Wamenag: Insan Kementerian Agama pilar penjaga harmoni keumatan

      Wamenag: Insan Kementerian Agama pilar penjaga harmoni keumatan

      16 Januari 2026 16:45

      Gubernur Bobby minta perayaan Natal ASN Pemprov Sumut bukan seremoni

      Gubernur Bobby minta perayaan Natal ASN Pemprov Sumut bukan seremoni

      9 Januari 2026 10:27

      HUT ke-22 Kabupaten Sergai, Darma Wijaya ajak ASN perkuat pelayanan publik

      HUT ke-22 Kabupaten Sergai, Darma Wijaya ajak ASN perkuat pelayanan publik

      6 Januari 2026 16:30

      Terkini

      • Forwakum tulis sejarah tugu Juang Perbaungan, kini lagi hits buat tongkrongan

        Forwakum tulis sejarah tugu Juang Perbaungan, kini lagi hits buat tongkrongan

        1 jam lalu

      • PMI Sumut terus percepat pemulihan pascabencara banjir di Sibolga

        PMI Sumut terus percepat pemulihan pascabencara banjir di Sibolga

        1 jam lalu

      • Empat Atlet NPC Sumut masuk pelatnas Asian Para Games dan Paralimpiade

        Empat Atlet NPC Sumut masuk pelatnas Asian Para Games dan Paralimpiade

        1 jam lalu

      • Mendikdasmen: Program MBG merupakan investasi masa depan Indonesia

        Mendikdasmen: Program MBG merupakan investasi masa depan Indonesia

        1 jam lalu

      • Mandi balimau ramai-ramai, Batu Bara sambut Ramadhan, lestarikan budaya

        Mandi balimau ramai-ramai, Batu Bara sambut Ramadhan, lestarikan budaya

        1 jam lalu

      Foto

      Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

      Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      Terpopuler

      Bupati Paluta Lantik 51 Pejabat Pimpinan Tinggi dan Administrator

      Bupati Paluta Lantik 51 Pejabat Pimpinan Tinggi dan Administrator

      Kejari Labusel tidak tahan tujuh tersangka korupsi Bansos Rp1,9 miliar

      Kejari Labusel tidak tahan tujuh tersangka korupsi Bansos Rp1,9 miliar

      Upah lembur hilang, karyawan Tambang Emas Martabe harus menghemat beras jelang Ramadan

      Upah lembur hilang, karyawan Tambang Emas Martabe harus menghemat beras jelang Ramadan

      Pemeliharan, Sabtu besok aliran listrik PLN padam di 13 Kecamatan Kabupaten Padang Lawas

      Pemeliharan, Sabtu besok aliran listrik PLN padam di 13 Kecamatan Kabupaten Padang Lawas

      Lantik 8 pejabat administrator, Qosbi sebut penyegaran roda organisasi

      Lantik 8 pejabat administrator, Qosbi sebut penyegaran roda organisasi

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA