"Apapun modus operandinya, jelas aksi itu adalah perbuatan terkutuk dan biadab," kata Ketua GP3MU Eka Putra Zakran.
Untuk itu ia minta agar aparat kepolisian bertindak tegas untuk membongkar kasus tersebut.
"Kita butuh Kota Medan yang tenang dan damai jauh dari hiruk pikuk terorisme ataupun radikalisme," katanya.
Kepada warga masyarakat diharapkan agar dapat menahan diri, jangan terpancing dan jangan mengkait-kaitkan pelaku dengan paham atau agama tertentu, sebab tidak ada satupun agama yang membenarkan aksi terorisme.
Pewarta: RelEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.