Demikian antara lain dikatakan wabup pada acara Perpisahan dan Pelepasan Dokter Internship Angkatan V Labura Periode 017-2018 yang dilaksanakan di aula Ahmad Dewi Syukur, Jumat.
"Teruslah mengabdikan diri di dunia kesehatan. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga jadi idaman. Semoga pengabdian yang dilakukan bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat," harapnya.
Pada bagian lain, pria yang juga Ketua DPD Pujakesuma Labura itu menyebutkan, indeks pembangunan manusia (IPM) antara lain terdiri dari pendidikan dan kesehatan. Kalau pendidikan dan kesehatan baik, secara otomatis indek pembangunan manusianya juga akan baik.
"Kalau bisa, kedepan para dokter cari orang yang sakit, jangan menunggu orang sakit, karena itu merupakan suatu kemajuan dunia kesehatan," kata mantan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Labura itu.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Labura dr Hj Saodah Nasution mengatakan, dokter internship tahun 2017-2018 berjumlah 7 orang. Mereka melaksanakan tugas di tanah Basimpul Kuat Babontul Elok itu selama 4 bulan di puskesmas dan 8 bulan di RSUD Kabupaten Labura.
"Semoga adik-adik dapat menjalankan studinya ke jenjang spesialis, agar ilmu yang didapat bisa membantu masyarakat di bidang kesehatan," ujar mantan Kepala RSUD Labura tersebut.
Kegiatan juga diisi dengan penyerahan plakat dan bingkisan kepada tujuh dokter internship angkatan ke V yang dilepas. Mereka adalah dr Ririn Budiarti, dr Siti Hartifah, dr Dian Putri, dr Siti Aminah, dr Herman Zuhdi Rambe, dr Nurhidayani dan dr Saudaria Ningsih.
Pewarta: SukardiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.