Menuju Dabau Siais cukup memakan waktu perjalanan tidak lebih 1,5 jam dari Sipirok, ibukota Tapanuli Selatan dengan jarak sekitar 40 kilometerTapanuli Selatan,26/9(Antarasumut)-Setiap hari minggu atau pada musim libur Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan kini mulai ramai dikunjungi pengunjung.
Plt.Camat Kecamatan Angkola Sangkunur, Mhd.Thohir Oparlindungan, di Sipirok, Selasa, kepada Antara mengatakan, ramainya pengunjung setiap minggu (libur) itu spesial untuk menikmati keindahan panorama daerah itu.
"Itu setelah ruas Jalan Nasional Pantai Barat yang melewati pinggiran Danau Siais sudah mulus dihotmix, sehingga enak dilintasi jenis mobil apapun, berkat perjuangan bupati dua periode Syahrul M.Pasaribu,"sebutnya.
Pengunjung yang datang selain dari Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Medan, bahkan luar pulau Sumatera seperti Bogor dan Bandung.
Letak Danau Siais memiliki luas sekitar 4500 hektare berada di antara perbukitan yang menambah keindahan panorama sepanjang mata memandang apalagi disenja hari.
"Menuju Dabau Siais cukup memakan waktu perjalanan tidak lebih 1,5 jam dari Sipirok, ibukota Tapanuli Selatan dengan jarak sekitar 40 kilometer,"jelasnya.
Tujuh kilometer sebelum masuk kawasan wisata danau kata dia, kita akan menemukan objek wisata ikan 'ajaib' persisnya di Desa Rianite.
"Di sepanjang aliran sungai Rianiate yang muaranya ke Danau Siais terdapat ribuan ikan jenis jurung yang hidup bebas tanpa ada siapapun yang 'berani' mengganggu atau mengambil ikan ikan itu,"sebutnya lagi.
Ajaib, dikarenakan konon khabarnya sudah sudah sejumlah orang yang 'korban tewas' diakibatkan nekat mengambil bahkan memakan ikan itu.
Masih dilintas Jalan Nasional Pantai Barat, perjalanan sekitar 7 kilometer melewati Danau Siais juga pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan indah air terjun Simatutung.
"Air terjun Simatutung itu berada diantara bukit batu cadas dengan ketinggian lebih seratusan meter dipinggiran Jalan Nasional Pantai Barat, dan 5 kilometer perjalanan diteruskan ke arah Madina kita akan jumpai Danau Aek Horsik,"jelasnya.
Danau aek Horsik luasnya jauh lebih kecil dibanding luas Danau Siais, hanya saja danau tersebut masih 'perawan' dan dimamfaatkan warga sekedar mencari ikan.
"Pihak Kecamatan bersama masyarakat Desa Rianiate utamanya unsur pemuda dari Karang Taruna yang baru dibentuk sudah melakukan koordinasi mendukung pengembangan sejumlah objek wisata di daerah itu,"katanya.
Camat Angkola Sangkunur Thohir optimis dengan menggandeng seluruh unsur msyarakat akan berpengaruh terhadap kemajuan wisata di daerah itu.
"Majunya wisata alam Angkola Sangkunur diyakni akan mampu mendongkrak perekonomian warga sekitar yang pada gilirannya akan mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai visi misi Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu,"katanya.
Pewarta: kodir pohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026