Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkeinginan untuk memperkuat kerja sama dengan Kerajaan Belanda, khususnya di bidang ketahanan pangan dan energi.
Usai menerima Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta Adriaan Palm di Medan, Selasa, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan, ketahanan pangan dan energi saat ini menjadi salah satu fokus utama Presiden RI Prabowo Subianto.
"Sesuai program Bapak Presiden Prabowo, kami berharap kerja sama kita bisa diperkuat terkait ketahanan pangan," ucapnya.
Dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara pada 2025, tercatat sektor pangan di Sumut menunjukkan performa positif dengan luas panen padi sekitar 542,65 ribu hektare.
Produksi padi dalam bentuk gabah kering panen sebanyak 3,21 juta ton, gabah kering giling 2,75 juta ton, dan produksi beras untuk dikonsumsi penduduk 1,58 juta ton yang mengalami kenaikan antara 0,31 juta ton hingga 0,64 juta ton.
"Apalagi Sumatera Utara salah satu daerah penghasil pangan di Indonesia," kata Gubernur.
Selain sektor pangan, Gubernur juga berharap kerja sama di bidang energi yang telah terjalin dapat semakin ditingkatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Sebelumnya kita sudah pernah bekerja sama dengan Belanda dalam memproduksi gas dari sampah, tetapi belum berjalan maksimal. Kita juga sedang memperkuat kerja sama terkait waste to energy, dan mudah-mudahan ini benar-benar terealisasi,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap arus investasi dari Belanda ke Sumatera Utara terus meningkat, dan Pemerintah Provinsi berupaya mempermudah proses investasi agar iklim usaha semakin kondusif.
"Kita terus berupaya mempermudah investasi, apalagi kita punya hubungan yang kuat dengan Belanda," tutur Gubernur.
Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta Adriaan Palm mengatakan, Sumatera Utara memiliki peran penting bagi Belanda, terutama hubungan ekonomi, pendidikan, dan budaya.
Ia berharap hubungan kedua belah pihak antara Belanda dan Sumatera Utara bisa terus diperkuat melalui berbagai kerja sama strategis lainnya.
"Bagi kami ada tiga poin penting dalam kerja sama, yakni keberlanjutan, kualitas dan reliabilitas. Kita berharap ini bisa terus terjaga,” kata Adriaan Palm.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.